Mandiri Hibahkan TNI AL Rp1,5 M

Bangun Kapal Pintar

Jumat, 27/01/2012

NERACA

Jakarta---Bank Mandiri menggandeng TNI AL guna membangun kapal pintar. Adapun dana yang dihibahkan mencapi Rp1,5 miliar. Kapal pintar ini diperlukan untuk menjangkau anak-anak usia sekolah di Kepulauan Riau. Selain itu juga meningkatkan akses pendidikan yang merata bagi anak-anak usia sekolah, terutama di pulau-pulau terluar dan terpencil. “Kerjasama ini juga merupakan bukti komitmen kuat Bank Mandiri pada penciptaan generasi muda berkualitas yang akan menjadi calon pemimpin bangsa di masa depan,” ungkap Direktur Finance and Strategy Bank Mandiri Pahala Nugraha Mansury kepada wartawan di Jakarta,26/1

Perjanjian kerjasama hibah itu ditandatangani oleh Kepala Dinas Material Angkatan Laut (Kadismatal) Laksamana Pertama TNI Sugianto Suwardi dan Direktur Finance and Strategy Bank Mandiri Pahala Nugraha Mansury serta disaksikan oleh Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Soeparno, Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Fransisca Nelwan Mok , Kepala Perpustakaan Nasional Sri Sularsih dan Rektor Universitas Negeri Jakarta Prof. Bedjo Sujanto di Mabes TNI AL, Cilangkap pada Kamis (26/1).

Kapal pintar merupakan perpustakaan bergerak (mobile library) yang dilengkapi buku-buku pengetahuan, alat peraga, dan peralatan IT yang terkoneksi dengan internet bagi anak-anak usia dini hingga sekolah menengah atas di wilayah yang selama ini belum terjangkau secara maksimal, tanpa dipungut bayaran. “Dengan akses pada sarana pendidikan yang semakin baik, kami berharap anak-anak di pulau terpencil akan mendapatkan wawasan pengetahuan yang sama dengan anak-anak lainnya.,” tambah Pahala lagi

Secara reguler dan terjadwal, kapal pintar tersebut akan menyinggahi pulau-pulau terpencil di Kepulauan Riau sehingga anak-anak setempat memiliki kesempatan untuk secara kontinyu mendapatkan ilmu pengetahuan dan mengakses informasi yang dibutuhkan.

Menurut Pahala, dukungan hibah ini merupakan pelaksanaan salah satu pilar utama Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Mandiri, yaitu menciptakan kemandirian edukasi melalui program Mandiri Peduli Pendidikan dengan tujuan menciptakan pemimpin di masa depan yang siap dengan persaingan global.

Terkait dengan hal itu, lanjut Pahala, Bank Mandiri telah memberikan komitmen hibah Bina Lingkungan hingga sebesar Rp137,3 miliar untuk sektor pendidikan. “Kami berharap kerjasama pembangunan prototype kapal pintar ini dapat memperkuat kerjasama dengan TNI AL,” ungkap Pahala

Sementara itu, KSAL Laksamana TNI Soeparno mengatakan kerjasama ini mengandung makna penting dan memiliki nilai prospektif yang baik dalam optimalisasi sumber daya yang ada. “Melalui kerjasama ini, diharapkan dapat ditindaklanjuti dengan langkah-langkah aplikatif ke depan yang mencerminkan kepentingan secara mutualistik, mulai dari proses persiapan, perencanaan sampai pelaksanaan di lapangan,” ungkap KSAL. **bari/maya