Sedikitnya 60% Swasta Bekasi Bayar UMK 2012

Cikarang, Bekasi - Aliansi Buruh Bekasi Bergerak Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mencatat sekitar 60% dari total sekitar 5.000 perusahaan setempat telah membayarkan gaji sesuai besar Upah Minimum Kabupaten 2012 yang ditetapkan.

"Per 1 Januari 2012 ketetapan UMK berlaku dan sebagian besar perusahaan sudah mulai menaaatinya. Hingga kini kami mencatat sudah 60% yang sudah menjalankan," kata Ketua Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kabupaten Bekasi Joko di Cikarang, Rabu.

Sisanya masih menunggu hasil keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Menurut dia, perusahaan wajib menjalankan amanat Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, SK nomor 561/kep.1540-Bansos/2011 terkait penetapan UMK Bekasi sebesar Rp1.491.866, upah kelopok II Rp1.715.645, dan kelompok I Rp1.849.913.

"Yang digugat oleh Apindo adalah masalah administrasi penetapannya. Jadi jangan kaitkan persoalan itu dengan pelaksanaan UMK di lapangan," katanya.

Dikatakan Joko, gugatan Apindo tidak mewakili seluruh perusahaan di Kabupaten Bekasi. Melainkan hanya sekitar 2% dari total 5.000 perusahaan Kabupaten Bekasi.

"Fakta menyatakan, sampai 2011 ada sekitar 5.000 perusahaan di Kabupaten Bekasi. Yang menjadi anggota Apindo hanya 300 perusahaan, sedangkan yang memberikan kuasa untuk menggugat pemerintah hanya 125 perusahaan atau sekitar 2% dari perusahaan yang ada di Kabupaten Bekasi," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Aliansi Buruh Bekasi Bergerak, Obon Tabroni, mengatakan pihak buruh dan Apindo saat ini sedang melakukan mediasi terkait UMK 2012 tersebut.

"Kami masih menunggu hingga 31 Januari 2012," kata Obon.

Obon meminta kepada pihak buruh agar tidak bergerak tanpa komando. Khususnya yang berada di bawah bendera aliansi Buruh Bekasi Bergerak.

"Saya minta buruh satu komando, jangan bertindak sendiri," katanya.

BERITA TERKAIT

Pemkab Karangasem Sosialisasikan Program Kuliah Dulu Bayar Belakangan - Cetak Generasi Muda Skill Tinggi

Pemkab Karangasem Sosialisasikan Program Kuliah Dulu Bayar Belakangan Cetak Generasi Muda Skill Tinggi NERACA Karangasem - Demi mencetak generasi muda…

Bekasi Masih Jadi Primadona Investor

Bekasi Masih Jadi Primadona Investor NERACA Cikarang, Bekasi - Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, masih menjadi primadona bagi para investor untuk…

OJK Larang MTN Jadi Uderlying Asset Reksadana - Waspadai Potensi Gagal Bayar

NERACA Jakarta – Menjaga kehati-hatian dalam industri keuangan atau potensi terjadinya gagal bayar, khususnya dalam pengelolaan dana masyarakat di produk…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Aksi Kebangsaan Menyukseskan Asian Games 2018

Jakarta-Komunikonten (Institut Media Sosial dan Diplomasi) akan menggelar aksi kebangsaan di area hari bebas kendaraan, Bunderan HI Jakarta pada Minggu…

Kalsel Diminta Manfaatkan Dana Bergulir LPDB-KUMKM

Kalsel Diminta Manfaatkan Dana Bergulir LPDB-KUMKM NERACA Banjarmasin - Meski jumlah koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di…

2 Inovasi Program Pemkab Klungkung Masuk TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik Menpan-RB

2 Inovasi Program Pemkab Klungkung Masuk TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik Menpan-RB NERACA Jakarta - Dua inovasi program Pemerintah Kabupaten…