Sawah Rusak Akibat Banjir Tidak Diganti Rugi

Tangerang - Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, tidak akan memberikan ganti rugi kepada warga yang lahan pertaniannya rusak akibat banjir.

"Untuk lahan pesawahan yang rusak akibat banjir, tidak mendapat ganti rugi seperti layaknya rumah rusak," kata Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Dinas Penanggulangan Bencana Alam dan Kebakaran Kabupaten Tangerang, Kadmita di Tangerang, Kamis.

Namun, Pemerintah Kabupaten Tangerang akan memberikan bibit kepada petani sebagai modal untuk bertani kembali.

"Jadi, petani bisa meminta kepada camat atau lurah untuk disiapkan bibit palawija sebagai ganti rugi gagal panen saat banjir," katanya.

Sedangkan untuk rumah rusak, Pemerintah Kabupaten Tangerang akan memberikan ganti rugi dengan rincian nominal, yakni rumah rusak total mendapatkan ganti rugi sebesar Rp 3 juta, rumah yang rusak dengan kategori berat akan mendapat ganti rugi sebesar Rp 2 juta. Sedangkan kategori rumah rusak ringan, diganti Rp 1 juta.

"Sesuai peraturan bupati, ganti rugi hanya diberikan kepada rumah rusak bukan lahan sawah. Tetapi, kami sudah berkoordinasi dengan dinas pertanian untuk membantu petani," katanya.

Berdasarkan data yang diperoleh, di Kecamatan Kresek terdapat 210 hektare sawah terendam banjir. Sementara itu, di Kecamatan Jayanti terdapat 330 hektare.

Sebagian besar, hasil panen warga seluruhnya gagal. Bahkan, beberapa hektar lahan sawah mengalami kerusakan karena tertutup oleh lumpur sehingga sangat sulit untuk bertani.

BERITA TERKAIT

Berikan Kejelasan Bagi Investor - OJK Ganti Rugi Korban Pelanggaran Pasar Modal

NERACA Jakarta – Meskipun di indutri pasar modal sudah memiliki lembaga yang melindungi dana nasabah atau Indonesia Securities Investor Protection…

Sektor Pangan - Kasus Beras Turun Mutu Akibat Tata Kelola Distribusi Tak Optimal

NERACA Jakarta – Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Assyifa Szami Ilman menilai kasus 6.000 ton beras busuk di…

XL Bukukan Rugi Bersih Rp 3,29 Triliun

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT XL Axiata Tbk (EXCL) membukukan rugi bersih hingga Rp 3,29 triliun. Perseroan…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Gubernur Jabar: Tol Cigatas Dongkrak Perekonomian di Garut

Gubernur Jabar: Tol Cigatas Dongkrak Perekonomian di Garut NERACA Bandung - Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil atau Emil…

Bupati Sukabumi: Presiden Jokowi Setuju Cikidang Menjadi KEK

Bupati Sukabumi: Presiden Jokowi Setuju Cikidang Menjadi KEK NERACA Sukabumi - Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengatakan Presiden RI Joko Widodo…

PDAM Tangerang Targetkan Laba Rp79 Miliar

PDAM Tangerang Targetkan Laba Rp79 Miliar NERACA Tangerang - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kerta Raharja (TKR) milik Pemerintah…