Podomoro Park Rekor Penjualan Properti di Bandung

Podomoro Park Rekor Penjualan Properti di Bandung

NERACA

Jakarta - Podomoro Park, kawasan hunian terpadu di Bandung Selatan yang dibangun PT Agung Podomoro Land Tbk, berhasil memecahkan rekor penjualan properti di Bandung setelah berhasil melelang Nomor Urut Pemesanan (NUP) untuk satu klaster dalam waktu 15 menit saja.

"Meskipun Podomoro Park belum resmi diluncurkan ke publik, namun hunian ini mampu menarik minat pemasar," kata CEO Projek Indonesia, Andy Natanael di Jakarta, Senin (6/11).

Projek Indonesia merupakan "supporting system" yang menyatukan seluruh jaringan agen broker properti di Indonesia, termasuk didalamnya Century 21 Indonesia, ERA Indonesia dan Promex Indonesia yg bersama-sama berkolaborasi dalam menjual proyek Agung Podomoro Land.

Andy mengatakan, berbagai spekulasi dan analisis tentang kelesuan pasar properti di Indonesia tak sepenuhnya benar. Hal ini setidaknya tercermin dari permintaan properti di Kota Bandung, Jawa Barat, yang tetap tinggi. Terbukti dalam kegiatan pengenalan produk Podomoro Park kepada para agent properti yang berlangsung Kamis (2/11)."Ini merupakan rekor. Sebuah proyek properti dapat menarik antusiasme agen sebanyak ini dan mampu mengumpulkan NUP satu klaster hanya dalam waktu 15 menit," kata Andy.

"Bagi seluruh customer, segera ke kantor agent terdekat anda untuk mendapatkan informasi lebih lengkap," tambah Andy.

Acara pengenalan produk yang berlangsung di Hotel Harris, Bandung diikuti 350 agent dari 24 kantor agent properti Kota Bandung. Kegiatan ini dihadiri Assistant Vice President Strategic Marketing APLN, Agung Wirajaya. "Podomoro Park" merupakan hunian eksklusif di Buahbatu-Bandung Selatan yang menghadirkan konsep green natural living.

“Berada di kawasan yang alami, dikelilingi perbukitan nan hijau, namun memiliki aksesibilitas yang mudah ke pusat kota Bandung dan Jakarta, karena jaraknya hanya 2 kilometer saja dari Gerbang Tol Buah Batu,” kata Agung Wirajaya.

Komplek Podomoro Park berada di atas lahan seluas lebih dari 100 hektar. Sebagai komitmen terhadap pelestarian lingkungan, sebanyak hampir 50 persen lahan didedikasikan untuk kawasan terbuka hijau dan danau. Sedangkan untuk menunjang kebutuhan para penghuni, disiapkan lahan seluas sekitar 10 hektar sebagai area komersial.

Rencana penjualan tahap awal Podomoro Park terdiri dari 3 klaster hunian dua lantai dengan berbagai ukuran bangunan Sebagai pengembang nasional dengan reputasi internasional, Agung Podomoro Land senantiasa menghadirkan produk properti yang berkualitas. Perusahaan juga dikenal sebagai pengembang kawasan terpadu, komersial area, perkantoran dan hunian tapak. Proyek propertinya tersebar di Jakarta, Batam, Medan, Balikpapan, Samarinda dan sebagainya. Mohar/Ant

BERITA TERKAIT

Realisasi Penjualan Milan Keramik Capai 80%

NERACA Jakarta – Di tengah lesunya bisnis properti saat ini, memberikan dampak berarti bagi industri keramik karena permintaan pasar dalam…

31 Wilayah di Kota Bandung Alami Kekeringan

31 Wilayah di Kota Bandung Alami Kekeringan NERACA Bandung - Direktur Utama PDAM Tirtawening, Soni Salimi mencatat sebanyak 31 wilayah…

Penjualan Fajar Surya Wisesa Tumbuh 50%

Hingga September 2018, PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW) membukukan penjualan bersih senilai Rp7,45 triliun atau meningkat 50% year on…

BERITA LAINNYA DI HUNIAN

Perusahaan Properti Bekasi Fokus Garap Pasar Milenial

Perusahaan Properti Bekasi Fokus Garap Pasar Milenial   NERACA Bekasi - Kalangan pengusaha properti di wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat, mengincar…

Paramount Land Luncurkan ‘Grand Amarillo’ di Gading Serpong Senilai ± Rp350 Miliar - Bertepatan dengan Pembangunan Infrastruktur Pendukung Baru

Paramount Land Luncurkan ‘Grand Amarillo’ di Gading Serpong Senilai ± Rp350 Miliar Bertepatan dengan Pembangunan Infrastruktur Pendukung Baru NERACA Gading…

Paramount Land Luncurkan ‘Grand Amarillo’ di Gading Serpong Senilai ± Rp350 Miliar - Bertepatan dengan Pembangunan Infrastruktur Pendukung Baru

Paramount Land Luncurkan ‘Grand Amarillo’ di Gading Serpong Senilai ± Rp350 Miliar Bertepatan dengan Pembangunan Infrastruktur Pendukung Baru NERACA Gading…