Perbaikan Jalan Serpong Dilaksanakan April

Tangerang - Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Banten akan memperbaiki Jalan Raya Serpong pada bulan April dengan mengalokasikan anggaran Rp 9 miliar.

"Untuk perbaikan jalan rusak di Jalan Raya Serpong, akan dilaksanakan bulan April," kata Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan, Dinas Binamarga dan Tata Ruang Provinsi Banten Sulaiman Wahyudi di Tangerang, Kamis.

Sulaiman juga mengatakan, untuk perbaikan Jalan Raya Serpong tahun ini sepanjang 2,5 kilometer yakni dari pertigaan Gading Serpong hingga melewati Arhanud.

"Nantinya juga akan dilakukan normalisasi drainase yang menjadi sumber penyebab banjir di Jalan Raya Serpong," katanya.

Menurut dia, kerusakan jalan juga diakibatkan dari banyaknya bahu Jalan Raya Serpong yang dipakai oleh ruko. Sehingga air hujan langsung turun ke jalan tidak ke saluran air. Kondisi ini juga mengakibatkan jalan rusak.

"Kami akan lakukan sosialisasi dengan dibuka atau dibobok biar air bisa masuk. Akan kami sosialisasikan kepada pemilik ruko setempat," katanya.

Ke depannya, kata Sulaiman ada realisasi pembangunan secara rehab berkala yang berfungsi untuk memperbaiki jalan yang sudah rusak. Tentunya yang merupakan jalan provinsi.

"Kami memang sudah mendapat permintaan dari Pemkot Tangsel untuk me lakukan percepatan perbaikan Jalan Raya Serpong," katanya.

Kepala Bidang Pengairan pada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Tangerang Selatan, Djudianto menuturkan, selain perahu karet, Pemerintah Kota Tangerang Selatan pun menyiapkan delapan pompa penyedot air.

Pompa penyedot air tersebut digunakan untuk mengatasi banjir di Jalan Raya Serpong yang saat ini masih menjadi masalah utama.

Kedelapan pompa penyedot air tersebut saat ini disimpan di gudang yang berada di belakang RS As Shobirin.

Kemudian, untuk membantu proses evakuasi, Pemkot Tangerang Selatan menyiagakan 20 personel.

"Jadi, personel tersebut akan membantu dalam penanganan banjir di pemukiman maupun jalanan," katanya.

BERITA TERKAIT

Penerapan Social Distancing Skala Besar di Wilayah Jakarta Pusat

Jakarta- Warga RW 04 di Kelurahan Gunung Sahari Utara, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat,  melakukan pembatasan secara mandiri di lingkungannya…

Kinerja RS Darurat Wisma Atlet Menunjukkan Hasil yang Signifikan

Jakarta- Setelah Sabtu (4/4) sebanyak 20 orang yang tergolong ODP (Orang Dalam Pemantauan) dan PDP (Pasien Dalam Pemantauan) yang dirawat…

Pengusaha Peduli NKRI: Datangkan 80 ton Alat Kesehatan

Pengusaha Peduli NKRI: Datangkan 80 ton Alat Kesehatan  NERACA Jakarta - Sektor industri melalui Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN)…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Legislator : Tol Serang-Panimbang Tumbuhkan Ekonomi Banten Selatan

Legislator : Tol Serang-Panimbang Tumbuhkan Ekonomi Banten Selatan NERACA  Lebak - Anggota DPRD Lebak Musa Weliansyah mengatakan pembangunan jalan tol…

YLK Sumsel Imbau Masyarakat Waspadai Makanan Kedaluwarsa

YLK Sumsel Imbau Masyarakat Waspadai Makanan Kedaluwarsa NERACA  Palembang - Pengurus Yayasan Lembaga Konsumen (YLK) Sumatera Selatan (Sumsel) mengimbau masyarakat…

KSP Bali Kencana Berharap Penangguhan Pembayaran 1 Tahun - Wabah Covid-19 Belum Berakhir

KSP Bali Kencana Berharap Penangguhan Pembayaran 1 Tahun   Wabah Covid-19 Belum Berakhir NERACA Jakarta - Sejarah ekonomi dunia tahun 2020…