Ini Tempat yang Asik Untuk Berfoto di Kendal

Anda hobi selfie. Kalau iya, datang saja di tempat wisata Radja Pendapa, yang ada di Dusun Segrumung, Desa Meteseh, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal Jawa Tengah. Dari Boja, jarak tempuh tempat wisata itu, sekitar 15 menit. Tempat wisata yang berada di tengah hutan karet itu, Anda bisa bebas berselfie dengan pemandangan alam yang indah.

Bisa berlatar belakang hamparan sawah, pohon-pohon karet yang dihiasi keranjang buah, payung, dan lain sebagainya.Tidak cuma itu, di Radja Pendapa juga ada permainan tradisional anak-anak. Di antaranya mainan dakon.

Menurut pengelola tempat wisata Radja Pendapa, Don Kardono, tujuan dibuatnya tempat wisata ini, untuk pertemuan para netizen. “Di sini, pengunjung bebas berselfie. Masuknya gratis,” kata Don.

Don menambahkan, tempat wisata Radja Pendapa hanya buka setiap hari Minggu. Selain bisa berselfie, pengunjung bisa juga menikmati makanan tradisional. Mulai dari getuk, dawet, kopi, hingga rujak.“Ada sekitar 30 jenis makanan tradisional yang dijual di sini. Penjualnya masyarakat desa sekitar,” ujarnya.

Tempat wisata Radja Pendapa diresmikan Minggu (5/11) Dari Boja Kendal jarak tempuhnya hanya sekitar 15 menit. Pada saat peresmian hadir Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuti, Bupati Kendal Mirna Anissa, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kendal Tavip Purnama, dan Kepala Dinas Pariwisata Semarang Masdiana Savitri.

Pada kesempatan itu, Mirna Anissa mengatakan pihaknya akan mendukung keberadaan tempat wisata untuk selfie itu. Salah satu dukungan Mirna yakni akan memperbaiki infrastrukturnya.“Kalau jalannya sudah bagus. Nanti kita lihat, mana yang perlu dibantu untuk mendukung tempat wisata ini,” katanya.

Sementara itu, Esthy, menjelaskan niat baik pemerintah kabupaten perlu diapresiasi. Sehingga wisatawan yang datang ke sini, bisa puas dan akan kembali lagi.“Kami akan membantu mempromosikan. Biar dikenal di luar negeri,” ujarnya.

Di sisi lain di Sukorejo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, ada rumah makan yang menyediakan tempat wisata bagi pembelinya.Nama rumah makan yang terletak sekitar 500 meter dari alun-alun Sukorejo itu adalah Rumah Makan Sate Subali.“Rumah makan ini saya dirikan satu tahun lalu. Menu unggulan rumah makan kami adalah sate kambing yang dihidangkan di piring pans dan ayam kemul (daging ayam yang digoreng pakai telur,” kata Mastur.

Menurut Mastur, semua pembeli gratis menikmati tempat wisata. Sehingga pembeli bisa menikmati makanan yang mereka pesan di taman yang diberi nama Taman Pusaka tersebut.“Di taman itu, pembeli atau pengunjung bisa makan sambil melihat buaya, ikan hias, berbagai macam jenis ayam, naik mobil atau motor mini, bermain pasir magic, berburu mainan anak, dan lainnya,” ujar Mastur.

Selain itu, tambah Mastur, dirinya juga menyediakan studio 3 dimensi. Pengunjung, bisa juga berfoto selfie, dengan latar belakang pemandangan dan latar belakang yang menarik, seperti Hulk raksasa setinggi 3 meter, rumah dan kafe terbalik, foto di dalam peti mayat.“Namun yang masuk ke studio ini, kami tarik biaya tiket sebesar Rp 10 ribu,” katanya.

Sementara itu, salah satu pengunjung rumah makan, Agus Umar, mengatakan bila liburan selalu mengajak keluarganya makan santai di Rumah Makan Sate Subali.

Selain rasa makanannya cocok di lidah keluarganya, juga bisa bersantai ria di tempat wisata. “Anak dan istri saya senang, itu yang terpenting,” kata Umar.

Warga Jepara yang lama tinggal di Cepiring Kendal ini mengaku kalau dirinya suka sate yang cara menghidangkannya dengan piring panas. Sementara anaknya, suka ayam kemul.

Senada dengan Umar. Sumardi (39) mengatakan, dirinya berasal dari Kecamatan Patean atau sekitar 10 kilometer dari Rumah Makan Sate Subali. Ia mengaku baru dua kali datang ke rumah makan itu, sambil jalan-jalan di tempat wisata.“Anak saya senang bermain pasir magic dengan membuat bangunan bertingkat,” katanya.

Menurut pemilik rumah makan, Mastur Syukur, ide membuat rumah makan plus tempat wisata karena prihatin dengan minimnya tempat wisata yang ada di daerah atas.Di samping itu, juga ingin memberi nuansa santai bagi pembelinya.

BERITA TERKAIT

Bekasi Cadangkan 11,5 Ton Beras Untuk Stabilkan Harga

Bekasi Cadangkan 11,5 Ton Beras Untuk Stabilkan Harga NERACA Bekasi - Dinas Ketahanan Pangan Kota Bekasi, Jawa Barat, menyiapkan cadangan…

Sinergi BUMN untuk Konektivitas Papua

  NERACA Jakarta -  Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) bersinergi dengan BUMN lainnya melakukan modernisasi layanan…

Ini Peringkat Teratas Tempat Wisata di Indonesia

Labuan Bajo menduduki peringkat teratas dalam daftar Destinasi Wisata Pilihan Pembaca, untuk tahun 2018. Kawasan perairan yang berada di Flores…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Target Kunjungan Wisman Ke Indonesia Meleset - Gunung Agung Bergejolak

Bencana alam meletusnya Gunung Agung di Bali pada pertengahan November 2017 menjadi alasan tak tercapainya target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman)…

Surga Surfing di Pantai Nembera

Presiden Joko Widodo menyempatkan diri mengunjungi Kabupaten Rote Ndao usai melaksanakan berbagai kegiatan di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Bersama Ibu…

Dua Kampung Kopi Dikembangkan di Kulon Progo

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, saat ini sedang mengembangkan objek wisata Kampung Kopi di Madigondo, Desa Sidoharjo dan…