Kiat Memulai Bangun Bisnis

Sebelum memulai bisnis, Anda harus tahu bagaimana passion dan kemampuan diri. Passion dapat terlihat ketika mengetahui apa yang Anda suka kerjakan, dan dapat memberikan semaksimal mungkin kemampuan Anda untuk hal tersebut. Setelah passion diketahui, Anda bisa memulai membangun bisnis. Berikut kiat-kiat memulai bisnis dari nol ;

1. Riset tentang pasar yang akan Anda masuki

Mengetahui siapa saja pesaing yang akan Anda hadapi adalah salah satu cara untuk memulai bisnis. Namun hal tersebut tidak akan memberikan perkembangan terhadap bisnis Anda. Anda harus mengamati lebih ke segmen pasar yang Anda incar dan mempelajarinya.

Riset dapat Anda lakukan dengan melakukan mesin pencari di internet. Jangan berkecil hati jika ternyata pasar yang Anda masuki telah memiliki banyak pesaing. Anda bisa menjadikan ini sebagai keuntungan Anda untuk melihat kelemahan dan kelebihan para pesaing Anda.

2. Tentukan tujuan bisnis yang jelas

Beberapa orang yang sukses dengan bisnis hebatnya biasanya selalu menentukan tujuan bisnis mereka setiap 6 bulan sekali. Tarik garis mundur dari tujuan yang Anda harapkan tersebut, dan buat rincian kegiatan dan planning yang harus Anda lakukan setiap harinya untuk berhasil meraih tujuan tersebut.

3. Ketika Anda membuat situs, buatlah konten yang menarik

Pada saat Anda membangun atau menciptakan sebuah situs, tentunya baik untuk menjadikan situs yang udah ada sebagai referensi. Tetapi, Anda tidak boleh meniru situs tersebut, Anda harus membuat situs lain yang lebih menarik. Ketertarikan orang-orang terhadap situs Anda, dilihat dari konten yang Anda berikan unik atau tidak.

4. Buat daftar calon pelanggan

Surat elektronik saat ini menjadi alat penting dalam membangun bisnis. Jika Anda ingin menjual produk secara daring, Anda bisa mulai mengirimkan surat elektronik kepada teman-teman serta orang asik yang memungkinkan menjadi pelanggan Anda.

Untuk sebuah situs daring, Anda dapat memberikan fitur newsletter agar para pengunjung dapat melihat perkembangan konten-konten menarik Anda.

5. Buat produk atau layanan yang mudah dijual

Jika Anda memiliki tujuan untuk balik modal pada 6 bulan setelah bisnis dimulai, Anda harus menjual banyak produk Anda untuk meningkatkan pendapatan.

Cari tahu apa yang menjadi pertimbangan bagi calon pembeli Anda sebelum membeli produk Anda, dan bangunlah relasi dengan calon pelanggan tersebut. Anda harus membuat produk yang dapat menjawab berbagai permasalahan yang dimiliki oleh calon pembeli atau pelanggan produk dan layanan Anda.

BERITA TERKAIT

LPDB KUMKM Ajak Universitas Jember Kerjasama Kembangkan Bisnis Startup

LPDB KUMKM Ajak Universitas Jember Kerjasama Kembangkan Bisnis Startup NERACA Jember - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM mengajak Universitas…

Arwana Catatkan Penjualan Naik 15,56% - Bisnis Keramik Masih Mengkilap

NERACA Jakarta – Meskipun bisnis properti masih dirasakan lesu oleh pelaku pasar, namun hal tersebut tidak memberikan dampak terhadap performance…

Penjualan APLN Baru Capai 40% Dari Target - Bisnis Properti Lesu

NERACA Jakarta –Di kuartal tiga 2018, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) berhasil membukukan nilai pemasaran atau marketing sales sebesar…

BERITA LAINNYA DI PELUANG USAHA

Pertemuan IMF –WB Momentun Perkenalkan Produk UMKM Nasional Dikancah International

Pertemuan tahunan IMF – World Bank (WB)  yang berlangsung di Nusa Bali harus bisa menjadi momentum memperkenalkan produk  usaha mikro,…

Sruput Dinginnya Usaha Minuman Bubble

Meski tidak seheboh dulu minuman bubble . Tapi usaha ini masih menyimpan potensi. Pemain baru usaha ini juga masih muncul…

Jajaki Gurihnya Usaha Jajan Martabak

Jajanan Martabak merupakan salah satu kudapan yang sangat familiar di lidah masyarakat Indonesia. Disajikan dengan berbagai varian rasa, martabak tak…