Chandra Asri Raih Peringkat Ba3 dari Moody’s

Moody's Investors Service menyematkan peringkat Ba3 terhadap surat utang yang akan diterbitkan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA). Chandra Astri berencana merilis senior unsecured notes senilai US$ 300 juta. Informasi tersebut disampaikan Moodys dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kata Brian Grieser, Vice President and Senior Credit Officer Moody’s, penerbitan surat utang tersebut akan memperbaiki profil likuiditas Chandra Asri dengan sebagian dana yang direncanakan untuk belanja modal sebesar US$ 375 juta di 2018 dan US$ 513 juta pada 2019. Peringkat Ba3 pada surat utang tersebut mencerminkantotal utang perusahaan selama 2-3 tahun mendatang. Pasca penerbitan surat utang, secured debt sekitar kurang dari 15% dari total aset.

Sebagai informasi, surat utang yang bakal dirilis ini dijamin oleh anak perusahaannya, PT Styrindo Mono Indonesia danPT Petrokima Butadiene Indonesia. Rencananya, hasil penerbitan surat utang akan digunakan untukpendanaan ekspansi kapasitas dan ekspansi belanja modal. Chandra Asri telah mengidentifikasi lima proyekyang akan menelan biaya total US$ 370 juta selama 2018-2019. Yakni, peningkatan kapasitas di pabrik butadiene, membangunpabrik polietilen baru, revitalisasi pabrik polypropylene, dan membangun pabrik butyl ether dan Butene-1.

Chandra Asri mengempit kas US$ 212 juta per 30 Juni 2017. Perusahaan menerbitkan rights issue pada Agustus 2017 dengan mendulang dana segar US$ 372 juta. Kemudian kas Chandra Asri pasca penerbitan surat utang akan berkisar antara US$ 800 jutadan US$ 900 juta.

BERITA TERKAIT

Pemkab Lebak Targetkan 2018 Raih Adipura

Pemkab Lebak Targetkan 2018 Raih Adipura NERACA Lebak - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Banten menargetkan pada 2018 meraih penghargaan Adipura,…

BSM Raih Penghargaan Bank Syariah Ritel Terkuat di Asia Pasifik

    NERACA   Jakarta - PT Bank Syariah Mandiri (BSM) meraih penghargaan di segmen perbankan ritel dari Cambridge Analytica…

DGIK Raih Kontrak Konstruksi Tambang Emas

NERACA Jakarta - PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK) baru saja mendapat kontrak pembangunan konstruksi tambang emas dan tembaga di…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kantungi Sertifikasi ISO 27001 - XL Tingkatkan Keamanan Data Pelanggan

NERACA Jakarta - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) berhasil meraih sertifikasi ISO 27001 sebagai standar baku penerapan Information Security…

Investor Saham di Babel Tumbuh Signifikan

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Pangkalpinang mencatat, jumlah investor pasar modal di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengalami…

Renuka Targetkan Ekspor Tambang di 2018

Keyakinan membaiknya harga batu bara di tahun depan, menjadi harapan PT Renuka Coalindo Tbk (SQMI) bila pasar batu bara kembali meningkat.…