Hanson Internasional Gelar Private Placement

PT Hanson International Tbk (MYRX) berencana melakukan penambahan modal melalui skema private placement (penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu/PMTHMETD). Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin disebutkan, perseroan akan melakukan private placement sebanyak 10% dari modal disetor atau sebanyak 7.98 miliar lembar saham di harga Rp127 per saham.

Namun, rencana peningkatan modal melalui skema private placement ini akan diajukan dan mendapat persetujuan dahulu dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan diadakan pada 23 November 2017 mendatang. Salah satu pemegang saham perseroan yang akan mengambil bagian atas saham-saham yang akan dikeluarkan nantinya yakni Benny Tjokrosaputro.

Benny akan menambil seluruh saham baru seri C, dengan nilai nominal Rp 22 dan harga pelaksanaan Rp 127 per saham. Artinya, Benny akan menyuntik modal sekitar Rp 1,01 triliun. Benny Tjokrosaputro menjadi pemegang saham perusahaan dengan memiliki 8,32 miliar saham seri C atau mewakili 10,42% dari modal disetor per 30 September 2017. Aksi korporasi ini akan memberikan efek dilusi 8,14%.

Setelah menyertakan modal ini, Benny memiliki 16,3 miliar saham seri C atau mewakili 18,56% dari modal disetor. "Pelaksanaan transaksi ini tidak menyebabkan perubahan pengendalian dalam perseroan," terang Benny.

Rencananya, dana yang diperoleh dari penerbitan saham baru ini nantinya akan dipergunakan sebagai tambahan setoran modal kepada entitas anak perseroan, yakni PT Mandiri Mega Jaya.

BERITA TERKAIT

Taiwan Ajak Pembeli dari Indonesia - Gelar Pameran AMPA 2019

      NERACA   Jakarta – Pameran otomotif dan suku cadang asal Taiwan akan digelar pada 24-28 April 2019…

Sektor Perikanan Dapat Ambil Peluang Perang Dagang AS-China - Niaga Internasional

NERACA Jakarta – Pengamat perikanan Abdul Halim mengharapkan Indonesia dapat mengambil peluang dari sektor perikanan menyusul terimbasnya sektor perikanan China…

Pengadilan Gelar Sidang Perdana Perkara PT DGI

Pengadilan Gelar Sidang Perdana Perkara PT DGI  NERACA Jakarta - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta pada Kamis (11/10) akan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Waskita Karya Lunasi Obligasi Rp 350 Miliar

Lunasi obligasi jatuh tempo, PT Waskita Karya (Persero) Tbk telah mengalokasikan dana pembayaran pokok obligasi I Waskita Karya Tahap II…

Penjualan Fajar Surya Wisesa Tumbuh 50%

Hingga September 2018, PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW) membukukan penjualan bersih senilai Rp7,45 triliun atau meningkat 50% year on…

Dorong Pemerataan Infrastrukur - Lagi, Indonesia Infrastructure Week Digelar

NERACA Jakarta – Geliat pembangunan infrastruktur terus digenjot pemerintah dalam menunjang pertumbuhan ekonomi. Apalagi, infrastruktur dipandang sebagai fondasi yang perlu…