Saksi Ahli : Praktik Monopoli Mutlak Dilarang - Sidang Dugaan Monopoli Aqua

Dari sidang lanjutan atas dugaan praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat yang dilakukan PT Tirta Investama dan PT Balina Agung Perkasa pada Kamis (18/10) lalu, pihak investigator KPPU memanggil saksi ahli dari bidang hukum. Sidang dengan nomor perkara 22/KPPU-L/2016 dipimpin langsung oleh Ketua Tim Majelis R Kurnia Sya’ranie bertempat di kantor KPPU menghadirkan saksi ahli bernama Siti Anisah S.H. Saksi bekerja sebagai dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia.

Dalam kesaksiannya, Siti Anisah menegaskan bahwa melarang pedagang untuk menjual produk tertentu adalah sesuatu yang mutlak tidak boleh dilakukan karena melanggar pasal 15 ayat 3 huruf b UU No 5 tahun 1999 ini yang berbunyi sebagai berikut“Pelaku usaha dilarang membuat perjanjian mengenai harga atau potongan harga tertentu atas barang dan atau jasa, yang memuat persyaratan bahwa pelaku usaha yang menerima barang dan atau jasa dari pelaku usaha pemasok: harus bersedia membeli barang dan atau jasa lain dari pelaku usaha pemasok; atau tidak akan membeli barang dan atau jasa yang sama atau sejenis dari pelaku usaha lain yang menjadi pesaing dari pelaku usaha pemasok.”jelasnya.

Tim investigator KPPU dalam sidang-sidang terdahulu lebih dulu menghadirkan saksi dari pihak pedagang-pedagang yang merasa telah dirugikan dan diintimidasi oleh pihak distributor dan produsen Aqua dengan adanya pelarangan penjualan Le Minerale hingga menerapkan penurunan status outlet pedagang.

Terkait hal tersebut pihak tim investigator KPPU telah memiliki lebih dari dua alat bukti untuk menjerat pihak produsen dan distributor Aqua dengan dugaan pelanggaran pasal 15 ayat 3 huruf b dan pasal 19 huruf a dan b.

BERITA TERKAIT

Mata Uang Digital Dilarang Sebagai Alat Pembayaran

  NERACA Jakarta -  Bank Indonesia memperingatkan bahwa mata uang digital (virtual currency) termasuk bitcoin dilarang digunakan sebagai alat pembayaran…

Sidang Kasus Suap Bakamla - Fayakhun Dapat "Fee" Untuk Buka Anggaran "Drone"

Sidang Kasus Suap Bakamla Fayakhun Dapat "Fee" Untuk Buka Anggaran "Drone" NERACA Jakarta - Angota Komisi I dari fraksi Partai…

Kasus Dugaan Korupsi KTP-e - Marzuki Alie Mengaku Tidak Kenal Anang Sugiana

Kasus Dugaan Korupsi KTP-e Marzuki Alie Mengaku Tidak Kenal Anang Sugiana NERACA Jakarta - Mantan Ketua DPR RI 2009-2014 Marzuki…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Perkuat Pasar Ekspor Ke Afrika - Sido Muncul Bikin Anak Usaha di Negeria

NERACA Jakarta - Setelah sukses membuka pasar ekspor ke Filipina dengan berlanjutnya rencana pembukaan kantor pemasaran disana, kini PT Industri…

Gelar Rights Issue, SCMA Bidik Rp 3,58 Triliun

Cari pendanaan di pasar modal lewat penerbitan saham baru atau rights issue, kini tengah marah dilakukan emiten. Begitu juga halnya…

Bahana Sekuritas Taksir IHSG Capai 7.000

NERACA Jakarta – Pencapaian rekor baru indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir tahun 2017…