Coklat, Kecantikan dan Kesehatan

Sabtu, 28/01/2012

Neraca. Selama ini, pandangan bahwa permen coklat menyebabkan kerusakan pada gigi dan munculnya masalah kegemukan, memang tak disangkal lagi. Namun penelitian oleh Universitas Harvard-Amerika justru menunjukkan, bahwa jika Anda mengimbangi konsumsi permen coklat dengan aktivitas fisik yang cukup serta makanan dengan menu seimbang, maka dampak negatif permen coklat nyaris tidak mengkuatirkan.

Karena coklat juga mengandung antioksidan, yang membuat coklat menjadi salah satu minuman kesehatan. Adalah fenol, salah satu jenis antioksidan yang mampu mengurangi kolesterol pada darah sehingga dapat mengurangi risiko terkena serangan jantung, apalagi fenol juga berguna untuk mencegah timbulnya kanker dalam tubuh, mencegah terjadinya stroke dan darah tinggi.

Selain itu kandungan lemak pada coklat kualitas tinggi terbukti bebas kolesterol dan tidak menyumbat pembuluh darah. Coklat juga mengandung beberapa vitamin yang berguna bagi tubuh seperti vitamin A, vitamin B1, vitamin C, vitamin D, dan vitamin E. Selain itu, coklat juga mengandung zat maupun nutrisi yang penting untuk tubuh seperti zat besi, kalium dan kalsium.

Kakao sendiri merupakan sumber magnesium alami tertinggi. Jika seseorang kekurangan magnesium, dapat menyebabkan hipertensi, penyakit jantung, diabetes, sakit persendian dan masalah bulanan wanita yaitu pra menstruasi (PMS).

Dengan makan coklat akan menambah magnesium dalam asupan gizi harian yang menyebabkan meningkatnya kadar progesteron pada wanita. Hal ini mengurangi efek negatif dari PMS. Manfaat lain dari coklat adalah untuk kecantikan, karena antioksidan dan katekin yang ada di dalamnya dapat mencegah penuaan dini, maka tidak heran bila saat ini berkembang lulur coklat yang sangat baik untuk kecantikan kulit.

Produk coklat lainnya yang juga berbahaya dan buruk untuk kesehatan khususnya yang berupa fondant (biasanya digunakan untuk mendekorasi kue) dan praline. Fondant sebenarnya mengandung 100% pemanis dan praline juga sama buruknya.

.