Plus Minus Pendidikan ala Homescholling

Keunggulan dan kekurangan adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan, begitu pula dengan homeschooling. Kesiapan si anak memilih homeschooling ketimbang pendidikan reguler patut diperhatikan.

Neraca. Banyak manfaat yang bisa didapat dengan mengikuti cara belajar yang dibuat khusus untuk anak Anda, dan merupakan arah pembelajaran yang anda tetapkan, dengan Homeschooling, anak Anda akan menyatu dengan apa yang sedang dipelajari, serta menimbulkan rasa memiliki dan ketertarikan yang lebih tinggi.

Keluarga yang melakukan Homeschooling bisa memanfaatkan keuntungan dari banyak sumber yang sangat bagus, seperti museum dan program-program khusus,yang kebanyakan tidak bisa ditawarkan oleh lembaga sekolah. Sebagai tambahan, berjalan-jalan ke lingkungan sekitar (studi lapangan) dan kesempatan belajar lainnya bisa dilakukan sebagai alternatif padasaat-saat tertentu dan pada saat anak Anda ingin sekali untuk mengeksplorasi lingkungannya

Diantaranya kekurangan yang tidak bisa kita pungkiri adalah kurangnya interaksi dengan teman sebaya dari berbagai status sosial yang dapat memberikan pengalaman berharga untuk belajar hidup di masyarakat.

Kemungkinan lainnya anak didik bisa terisolasi dari lingkungan sosial yang kurang menyenangkan sehingga akan kurang siap nantinya menghadapi berbagai kesalahan atau ketidakpastian. Kurangnya interaksi juga membuat anak didik kehilangan kesempatan untuk bergabung dalam salah satu tim olah raga, dan organisasi siswa pada umumnya seperti OSIS, PMR, IRM, PASKIBRA, pramuka, tim basket, tim sepak bola dan sebagainya seperti halnya yang terdapat disekolah umum. Pastinya kamu jadi tidak bisa merasakan indah dan serunya masa-masa SMU.

Kekurangan lain adalah tidak ada kompetisi atau bersaing. Sehingga ada kemungkinan anak didik tidak bisa membandingkan sampai dimana kemampuannya dibanding anak-anak lain seusianya. Selain itu anak didik belum tentu merasa cocok jika diajar oleh orang tua sendiri, apalagi jika memang mereka tidak punya pengalaman mengajar sebelumnya.

Faktor tingginya biaya homeschooling juga menjadi salah satu kekurangan, karena dipastikan biaya yang dikeluarkan untuk memberikan pendidikan homeschooling lebih besar dibanding jika kita mengikuti pendidikan formal disekolah umum.

So, bagi yang tertarik dengan sistem pendidikan homeschooling, dan memutuskan untuk melakukan homeschooling pastikan anda memperoleh informasi yang cukup serta kesiapan mental untuk menjalani metode homeschooling tersebut. Yang terpenting, apapun yang anda pilih, anda harus menjalaninya dengan sepenuh hati, karena hanya dengan itulah prestasi terbaik akan anak anda raih.

BERITA TERKAIT

Budaya Kerja Ala Jokowi

  Oleh : Indah Rahmawati Salam, Peneliti di Lembaga Kajian Arus Pembangunan  Presiden RI ke-7 yaitu Ir.H.Joko Widodo atau biasa…

Kebohongan dalam Dunia Pendidikan

      Skandal kebohongan Dwi Hartanto mengejutkan Indonesia. Namun perilaku menyimpang itu bukan tidak lazim di dunia sains. Tapi…

Inklusi Kesadaran Pajak melalui Penguatan Pendidikan Karakter

Oleh: Johana Lanjar, KPP PMA Lima *) Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) merupakan program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Instansi…

BERITA LAINNYA DI KEUANGAN

Mengajari Anak Menabung, Berbelanja, dan Berbagi

Oleh: Yulius Ardi Head, Managed Investment Product Standard Chartered Bank   Akhir musim sekolah telah diambang pintu dan anak-anak akan…

Sukuk Bisa Sebagai Alternatif Pembiayaan Daerah

Direktur Pembiayaan Syariah Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Suminto mengatakan penerbitan obligasi berbasis syariah atau sukuk bisa…

Keuangan Syariah: - Akan Stagnan Atau Butuh Terobosan

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman Hadad meminta inovasi dan terobosan pelaku industri untuk mengembangkan keuangan syariah, karena tanpa…