Bank Mandiri Incar Fintech Potensial

NERACA

Jakarta - Bank Mandiri berkomitmen untuk terus mengembangan industri kreatif di tanah air untuk menciptakan nilai tambah bagi perekonomian. Kali ini, Bank Mandiri melalui Mandiri Capital Indonesia menggelar kompetisi bagi para pelaku usaha rintisan (startup) di bidang teknologi finansial (fintech) bertajuk “Finspire” guna menggaet startup fintech yang potensial untuk dikembangkan melalui pembiayaan dan pelatihan.

Menurut SVP Bank Mandiri Rahmat Broto Triaji, dalam kompetisi tahunan yang berlangsung pada 18 - 19 Oktober tersebut, sebanyak 71 startup dari dalam dan luar negeri akan mempresentasikan produk-produk terkait fintech yang dimaksudkan untuk meningkatkan kemudahan dan efisiensi transaksi keuangan. “Melalui penyelenggaraan kompetisi bisnis bagi perusahaan startup fintech ini, kami ingin mendapatkan deal flow berkualitas yang telah siap untuk dipasarkan,” kata Rahmat di Jakarta, (18/10).

Dia menjelaskan, Finspire diselenggarakan dalam dua aktivitas, yaitu Finspire startup pitchday yang digelar pada 18 Oktober 2017 di rumah Mandiri Inkubator, dan Finspire Summit pada 19 Oktober 2017 di Soehanna Hall, Energy Building Jakarta. Direktur Utama Mandiri Capital Eddi Danusaputro menjelaskan, kegiatan di Finspire startup pitchday, terdiri dari beberapa rangkaian acara yaitu workshop, mentorship dan seleksi startups. Adapun topik yang dibahas pada workshop tersebut antara lainRegulatory clinic, partnership, Product development dan Growth and Marketing.

Setelah melalui workshop, peserta melalui proses mentoring dan penjurian bersama pelaku-pelaku industri financial technology, baik dari venture capital maupun startup, seperti Mandiri Capital Indonesia, MDI, Skystar, Venturra capital, East ventures dan Convergence. Melalui acara Finspire startup pitchday, juri dan mentor mengusulkan 6 startup terbaik untuk melakukan pitching di finspire summit yang digelar 19 Oktober 2017.

Pada tanggal 19 Oktober 2017 Finspire summit akan diselenggarakan dengan rangkaian kegiatan yaitu workshop dan pitching competition untuk para finalis yang telah direkomendasikan dari acara finspire startup pitchday. Adapun beberapa topik workshop diantaranya adalah Exploring Fintech Ecosystem in Indonesia dengan pembicara Joseph Georgino Godong (CTO Bank Mandiri) dan Marshal Pribadi (CEO Privy), Fintech – Future commerce dengan pembicara Florian Holm Co-CEO Lazada Indonesia, Indonesia’s fintech insight dengan pembicara Guillaume de Gantes Mckinsey & company serta berbagai topik dan pembicara menaruk lainnya.

Untuk final pitching competition, peserta diuji oleh juri-juri berpengalaman dalam industri Fintech, diantaranya Eddi danusaputro (MCI), Thomas Wahyudi (Bank Mandiri), Patrick Walujo (Northstar). “Juara 1 kompetisi Finspire akan mendapatkan uang tunai sebesar Rp 80.000.000, Juara 2 sebesar Rp. 50.000.000 dan juara 3 sebesar Rp. 30.000.000. Para pemenang juga mendapatkan golden tiket untuk mengikuti program inkubator selama 6 bulan untuk mengembangkan bisnis. Melalui program inkubator, pemenang akan mendapatkan free co-working space, potential investment dan sinergi dengan Mandiri Group. Meskipun tidak secara otomatis mendapatkan investasi, pemenang Finspire 2016 yaitu PrivyID telah mendapatkan investasi dari MCI,” ujar Eddi.

BERITA TERKAIT

Bank Mandiri Lanjutkan Rencana Buka Cabang di Filipina

  NERACA   Jakarta - Bank Mandiri meneruskan rencana untuk membuka kantor cabang di Filipina seusai DPR memberikan persetujuan atas…

Bank Capital Terbitkan Obligasi Rp 250 Miliar

Perkuat likuiditas dalam menunjang ekspansi bisnis, PT Bank Capital Indonesia Tbk (BCAP) berencana untuk melaksanakan penerbitan obligasi subordinasi Bank Capital…

Dukung Transaksi Non Tunai, Bank DKI Raih Penghargaan

      NERACA   Jakarta - Bank DKI meraih penghargaan The 1st Trendsetter e-Money dan peringkat II E-banking kategori…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Bank SulutGo Ajukan Izin Terbitkan Kartu Debit

  NERACA   Manado - PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo) mengajukan permohonan izin kepada Bank…

Rasio Kredit Macet Di Sulteng Aman

    NERACA   Palu - Kepala kantor perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah Miyono mengatakan rasio kredit macet atau…

Sinergi Pesantren dengan Pembiayaan Ultra Mikro

      NERACA   Jakarta - Pemerintah mendorong sinergi pondok pesantren dengan program pembiayaan Ultra Mikro yang diyakini dapat…