Mensos Serahkan 424 Alat Bantu Dengar di Sulsel - Ringkan Beban Disabilitas Tuna Rungu

Dalam rangka memudahkan komunikasi bagi penyadang disabilitas yang kurang mampu, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyerahkan 425 alat bantu dengar kepada para penyandang disabilitas yang ada di Sulawesi Selatan (Sulsel).”Pemerintah serahkan 425 alat bantu kepada saudara-saudara kita yang mengalami kekurangan pada pendengarannya dan semoga penyerahan ini menjadi stimulan bagi pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota lainnya," ujar Khofifah Indar Parawansa di Makassar, awal pekan kemarin.

Pada penyerahan simbolis yang dilakukannya melalui Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Sulawesi Selatan itu, dirinya berharap semua pemerintah daerah mengambil perannya masing-masing. Khofifah juga menyampaikan apresiasinya kepada Pospera atas komitmen yang tinggi untuk tetap memberikan pelayanan kepada para penyandang disabilitas.

Disebutkannya, dari sekitar 6,9 juta penduduk Indonesia yang diketahui penyandang disabilitas tuna rungu wicara, hanya sembilan persen yang menggunakan alat bantu.”Ini berdasarkan data yang kita punya di mana ada sekitar 6,9 juta penduduk penyandang disabilitas tuna rungu wicara, tapi yang menggunakan alat bantu dengar ini sedikit sekali tidak sampai 10%,"kata Khofifah.

Dia menerangkan, keterbatasan itu dipicu oleh minimnya anggaran yang dialokasikan pemerintah dalam APBN. Padahal, alat bantu itu sangat berguna bagi mereka agar bisa menjangkau berbagai akses khususnya fasilitas publik.”Ini adalah data terbaru, data akhir Agustus 2017 di mana hanya sembilan persen yang memakai dan tercatat ada 91% penyandang disabilitas lainnya belum menikmatinya," ungkapnya.

Menurut Khofifah, permasalahan keterbatasan alat bantu dengar merupakan bagian dari pekerjaan rumah kementerian sosial pada tahun yang akan datang. Dirinya meminta berbagai pihak bisa memberi masukan tentang program kementerian khususnya perihal pemenuhan alat bantu. Sementara itu, Ketua DPD Pospera Sulawesi Selatan, Dedy Abrar Hamsir mengatakan, para penyandang disabilitas yang menerima bantuan alat dengar dari kementerian sosial berasal dari 18 kabupaten dan kota yang ada di Sulawesi Selatan.”Hampir enam bulan lamanya kita kerjakan ini, dan Alhamdulillah ini hasilnya. Kita bisa mengumpulkan para penyandang disabilitas khususnya penyandang tuna rungu di 18 kabupaten/kota di Sulsel,”terangnya. (ant/bani)

BERITA TERKAIT

Beban Operasional Membengkak - Medco Energi Telan Kerugian US$ 11,08 Juta

NERACA Jakarta – Di kuartal tiga 2018, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mencatatkan kerugian sampai dengan sampai dengan US$…

Presiden Apresiasi Prestasi Difabel - Inspirasi Semangat Disabilitas Yang Pantang Menyerah

Keberadaan disabilitas masih belum sambut ramah oleh masyarakat dan bahkan institusi sekalipun, sehingga prilaku diskiriminatif masih saja ditemukan di lapangan.…

Penyandang Disabilitas dan Kepedulian Kepala Negara

  Oleh : Stephanie Haryanti, Mahasiswi di salah satu PTN  Jakarta     Salah satu precious moment di tahun 2018,…

BERITA LAINNYA DI CSR

Kolaborasi Kitabisa.com dan Baznas - Gojek Gotong Royong “Bangun” Palu dan Donggala

Peduli atas nama kemanusiaan untuk korban gempa dan tsunami Palu dan Donggala, Gojek bersama mitra driver dan konsumennya ikut ambil…

Peduli Dunia Pendidikan - PetroChina Salurkan Beasiswa Pelajar Berprestasi

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) pada dunia pendidikan, SKK Migas-PetroChina Internasional Jabung Ltd menyalurkan…

Bersama Rumah Zakat - Pertamina Tanam 10 Ribu Pohon Magrove di Aceh Besar

PT Pertamina (Persero) MOR I Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Krueng Raya, Kabupaten Aceh Besar, bersama Rumah Zakat Aceh menanam…