Kemenpar ditargetkan Datangkan 15 Juta Wisatawan Mancanegara

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana mengatakan sampai Agustus 2017, Kementerian Pariwisata menyebutkan capaian jumlah wisman yang dicatat oleh Badan Pusat Statistik mencapai 9.245.589 orang. "Tahun ini Kementerian Pariwisata mendapat tugas yang cukup menantang, yakni mendatangkan 15 juta wisatawan mancanegara (wisman). Angka tersebut naik tiga juta wisatawan dari target tahun 2016 sebesar 12 juta wisman," ujarnya di Jakarta.

Menurutnya Kemenpar sudah membuat target bulanan. Januari, Februari, dan Maret memang (jumlah wisman) kecil karena low season, tetapi kami berharap Oktober sampai Desember jumlahnya besar."Lima besar wisatawan yang berkunjung ke Indonesia pada periode Januari sampai Agustus 2017 yang tercatat oleh Badan Pusat Statistik secara berturut-turut adalah China dengan jumlah wisman 1.428.909 orang, Singapura dengan jumlah wisman 945.008 orang, Australia dengan jumlah wisman 804.912 orang, Malaysia dengan jumlah wisman 786.861 orang, dan Jepang dengan jumlah wisman 360.056 orang," paparnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan masing-masing negara memiliki kenaikan jumlah wisman yang berkunjung ke Indonesia secara signifikan dibanding tahun lalu. Wisman asal China misalnya, naik 47,83 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. "Sedangkan pintu masuk wisman yang paling tinggi sampai saat ini masih Bandara Ngurah Rai di Bali, Bandara Soekarno Hatta di Banten, Batam dan Kepulauan Riau, Tanjung Uban Kepulauan Riau, dan Bandara Juanda di Surabaya," ujarnya.

Dalam menggenjot jumlah wisman, Kemenpar melakukan berbagai upaya antara lain lewat strategi pemasaran, promosi pariwisata, dan media strategi. Pitana optimis Kemenpar akan memenuhi target 15 juta wisman hingga akhir tahun, jika melakukan upaya yang konsisten sepanjang tahun dengan menggarap pasar secara intensif. Tahun 2017 target Kemenpar mendatangkan 17 juta wisman ke Indonesia.

Sementara itu, kunjungan wisatawan mancanegara ( wisman) ke Pulau Bali sampai Juli 2017 cukup membanggakan."Angka-angkanya cukup menggembirakan. Capaian Juli 2017 di Bali juga sangat perform," kata dia.

Sampai saat ini, Bandara Ngurah Rai di Bali masih bertahan di puncak daftar pintu masuk utama wisman ke Indonesia. Bandara Ngurah Rai bersama Bandara Soekarno-Hatta dan Batam tetap menjadi Three Greater pintu masuk wisman memang masih berada di puncak Sejak Januari hingga Juli 2017, wisman yang mengunjungi Bali melalui Bandara Ngurah Rai mencapai 3.379.287 orang. Jumlah itu mengalami kenaikan 24,46 persen dibanding periode Januari-Juli 2016 yang mencapai 2.715.165 kunjungan.

Khusus Juli 2017 saja, jumlah wisman yang mengunjungi Pulau Dewata mencapai 591.234 orang atau naik 17,40 persen dibanding Juni dengan 503.617. Juli tahun lalu, jumlah wisman yang masuk Bali mencapai 482.201 orang. Dengan demikian ada kenaikan 22,61 persen pada jumlah kunjungan wisman pada Juli tahun ini dibanding periode yang sama tahun lalu.

BERITA TERKAIT

Sandiaga Lepas 30,1 Juta Saham Saratoga - Danai Kampanye Pilpres 2019

NERACA Jakarta – Calon wakil presiden 2019, Sandiaga Salahuddin Uno kembali melepas kepemilikan sahamnya di PT Saratoga Investama Sedaya Tbk…

BTN Jalin Kerjasama dengan KOI - Program Satu Juta Rumah

      NERACA   Jakarta - Sejalan dengan komitmen menyukseskan Program Satu Juta Rumah dan mendukung kesejahteraan para atlet…

Kota Satu Properti Lepas 500 Juta Saham - Rencanakan Go Public

NERACA Jakarta – Jelang tutup tahun 2018, minat perusahaan untuk go public masih cukup tinggi dan salah satunya adalah PT…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Bali Masih Jadi Wajah Pariwisata RI

Maklum adalah kata pertama yang muncul saat kaki mendaratkan kaki ke Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali. Maklum dengan antrean keluar…

Tsunami Hancurkan Pesona Bawah Laut Indonesia

Kabupaten Donggala dan Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah dilanda gempa dan tsunami pada Jumat (28/9). Bencana alam itu menyebabkan banyak…

Museum Pasifika, Objek Wisata Kelas Dunia di Jantung Nusa Dua

Belum lama ini, kabar menggembirakan datang dari Museum Pasifika yang menerima penghargaan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Perancis,…