FREN Rilis Obligasi WK III Rp 15 Triliun

PT Smartfren Tbk (FREN) akan melakukan penawaran terbatas obligasi wajib konversi III sebanyak-banyaknya Rp15 triliun melalui mekanisme penempatan terbatas secara bertahap. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Obligasi wajib konversi III seri 1, dimana setiap sertifikat OWK III seri 1 melekat 1 opsi OWK III seri 2 yang dapat dilaksanakan menjadi OWK III seri 2, 6 opsi OWK III seri 3 yang dapat dilaksanakan menjadi OWK III seri 3 dan 2 opsi OWK III seri 4 yang dapat dilaksanakan menjadi OWK III seri 4. Seluruh OWK III selanjutnya dapat dikonversi menjadi saham seri C baru yang akan dikeluarkan dari portepel perseroan.

Jumlah OWK III seri 1 yang diterbitkan sebanyak-banyaknya 5 sertifikat OWK III seri 1. Jangka waktu OWK III adalah 5 tahun sejak diterbitkan. Dana yang diperoleh dari hasil penerbitan OWK III ini akan digunakan perseroan untuk membiayai modal kerja dan menyelesaikan kewajiban pembayaran dan belanja modal perseroan dan entitas anak. Perseroan akan melaksanakan rapat umum pemegang saham luar biasa pada 23 November 2017 untuk meminta persetujuan pemegang saham.

Operator seluler PT Smartfren Telecom Tbk mencatat pertumbuhan jumlah pelanggan baru pada kuartal III/2017 di wilayah Jatim, Bali dan Nusa Tenggara hingga 5 kali lipat.

Menurut Regional Head Northern East Java Smartfren, Muhammad Cahyadi, untuk target jumlah pelanggan yang pasti di tahun ini dituntut mencapai dua kali lipat dibanding jumlah pelanggan tahun lalu.

BERITA TERKAIT

Penerapan Basel III Terus Dipantau LPS

  NERACA Jakarta -  Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) akan terus memantau dampak penerapan standar internasional Basel III terhadap kinerja industri…

Dua Perusahaan Tertarik Rilis Green Bond

NERACA Jakarta – Sejak dirilisnya aturan soal penerbitan efek bersifat utang berwawasan lingkungan atau lebih dikenal green bond pada akhir…

Adhi Karya Siapkan Obligasi Rp 2 Triliun - Danai Belanja Modal

NERACA Jakarta – Pendanaan lewat pasar modal masih menjadi skala prioritas bagi PT Adhi Karya Tbk (ADHI) dalam mendanai ekspansi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Perkuat Pasar Ekspor Ke Afrika - Sido Muncul Bikin Anak Usaha di Negeria

NERACA Jakarta - Setelah sukses membuka pasar ekspor ke Filipina dengan berlanjutnya rencana pembukaan kantor pemasaran disana, kini PT Industri…

Gelar Rights Issue, SCMA Bidik Rp 3,58 Triliun

Cari pendanaan di pasar modal lewat penerbitan saham baru atau rights issue, kini tengah marah dilakukan emiten. Begitu juga halnya…

Bahana Sekuritas Taksir IHSG Capai 7.000

NERACA Jakarta – Pencapaian rekor baru indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir tahun 2017…