Wuling Sebut Suku Cadangnya Lebih Murah 20% dari Kompetitor

PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors) mengklaim harga suku cadang produk mereka lebih murah 20 persen dibandingkan dengan rata-rata harga suku cadang pesaing di segmen Low MPV. Wuling menyampaikan klaim tersebut berdasarkan survei internal harga suku cadang mobil-mobil Low MPV yang beredar di Indonesia pada kuartal I 2017.

Direktur Purnajual Wuling Motors Taufik S. Arief mengatakan penekanan harga suku cadang dilakukan guna meningkatkan daya saing perusahaan sebagai pemain baru di pasar otomotif Indonesia. "Itu adalah apa yang secara strategis ingin kami maintain competitiveness, cost leadership kita itu kan, untuk biaya perawatan," kata Taufik di sela uji kendara Wuling Confero S di Bali, sebagaimana disalin dari Antara, pekan lalu.

"Kalau bicara kenapa 20 persen lebih murah, itu terus terang kami melihat semua harga suku cadang di semua merek itu dinamik, bisa berubah setiap bulan gitu kan. Itu tergantung dari manufacturing-nya, memang kapan harus naik, kapan tidak," ujarnya menambahkan.

Dengan harga suku cadang yang 20 persen lebih murah dari rata-rata suku cadang pesaing, Taufik yakin Wuling bisa membekas di kalangan calon pelanggan dan daya saingnya di pasar otomotif Indonesia perlahan meningkat sehingga bisa menjadi jenama yang diperhitungkan.

"Karena kami berpikir bahwa mungkin 20 persen itu sudah melewati psychology effect ke konsumen kalau kita itu murah. Kalau 10 persen di bawah ya mungkin itu belum terasa sebagai sesuatu yang kompetitif, karena 10 persen saja kira-kira PPN segitu kan," ujarnya.

Meski menyediakan suku cadang dengan harga 20 persen lebih murah dibanding suku cadang jenama pesaing, Taufik menegaskan Wuling tetap memperoleh keuntungan dari penyediaan suku cadang.

"Tentu sudah dihitung dan apa yang kita berikan sebagai price level kepada konsumen kita tidak jual rugi, jadi semata-mata kami ingin memberikan solution for better life-nya para konsumen," kata Taufik. "Sehingga secara keseluruhan kalau kita bicara schedule maintenance itu ya kita di posisi yang sangat baik dibanding kompetitor," ujarnya menambahkan.

Taufik menambahkan pembelian mobil tidak berhenti pada serah terima, melainkan juga pengalaman pelayanan purnajual yang akan berlangsung selama pemilik menggunakan mobil tersebut.

Ia menyatakan harga suku cadang yang lebih murah akan menjadi aspek penting dalam strategi Wuling mengelola daya saing di pasar otomotif Indonesia. "Ya strategi kita akan tetap maintain kita sebagai brand yang paling kompetitif. Itu strategi kita, terutama di aftersales," demikian Taufik.

Wuling saat ini baru mulai memperlihatkan eksistensi di pasar otomotif Indonesia lewat Confero dan Confero S, namun jajaran manajemen mengungkapkan mereka akan mengeluarkan model baru pada kuartal I-2018.

Hanya saja, pihak Wuling Motors belum berkenan mengungkapkan secara jelas produk model apa yang akan dikenalkan di perempat awal tahun depan, kecuali memastikan bahwa model baru tersebut nantinya juga akan tersedia dalam pilihan transmisi otomatis.

Dengan demikian, setidaknya model baru itu tidak bakal mendapat berondongan pertanyaan serupa Confero dan Confero S yang diakui pihak Wuling kerap muncul dari pelanggan terutama di kota-kota besar.

Bahkan, informasi mengenai rencana kehadiran model berikutnya dari Wuling untuk Indonesia juga meluncur dari mulut Brand & Marketing Director Wuling Motors Jason Ding ketika diberondong pertanyaan mengenai peluang menghadirkan varian transmisi otomatis untuk Confero dan Confero S.

BERITA TERKAIT

Cara Tepat Melindungi Diri dari Polusi Udara

Polusi udara adalah salah satu faktor risiko terbesar untuk kesehatan manusia. Sederet penyakit diakibatkan oleh udara yang tercemar. Sebut saja…

Berharap Indonesia Belajar Dari "Eleven-Eleven"

Pendiri dan pemimpin Alibaba, pasar daring terbesar di China, Jack Ma berharap agar Indonesia dapat belajar dari keikutsertaan dalam pesta…

KOTA SUKABUMI - Tahun Ini, Kemungkinan Besar 10 Perda Tuntas dari 15 Raperda

KOTA SUKABUMI  Tahun Ini, Kemungkinan Besar 10 Perda Tuntas dari 15 Raperda NERACA Sukabumi - Dari target 15 Rancangan Peraturan…

BERITA LAINNYA DI OTOMOTIF

Kia dan Hyundai Diminta Tarik 2,9 Juta Kendaraan

Isu mobil terbakar karena cacat produksi mengemuka belakangan ini, dan terakhir kasus lebih masif menimpa Hyundai dan Kia sehingga organisasi…

Tiga Mobil Baru BMW Bakal Dirilis Jelang Akhir Tahun

BMW Indonesia masih menyisakan tiga model terbaru yang akan dikenalkan pada akhir tahun 2018, yang membuat merek mobil mewah asal…

Anjlok Signifikan, Penjualan Mobil Diesel di Eropa

Penjualan mobil diesel di Eropa turun tajam pada paruh pertama 2018 di tengah kekhawatiran konsumen atas masalah polusi dan nilai…