Pemerintah Percepat Pembangunan Jalur Selatan Jawa

NERACA

Jakarta - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (Kemenko Maritim) mempercepat pembangunan jalur pelayaran perintis di bagian selatan Pulau Jawa, terutama pembangunan berbagai infrastuktur pendukung guna menciptakan keseimbangan dengan kawasan utara. Percepatan pembangunan itu bertujuan untuk mendukung program tol laut yang telah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo. Selain itu, agar kesenjangan sarana dan prasarana antara utara dan selatan Pulau Jawa bisa dikurangi.

"Sebagaimana kita ketahui, selatan Jawa itu adalah bagian dari Pulau Jawa yang kurang berkembang, kita sedang menginventarisasi masalah-masalah yang terjadi di selatan Pulau Jawa, kemudian kita carikan jalan keluarnya," kata Deputi Bidang Koordinasi Infrastuktur Kemenko Kemaritiman Ridwan Djamaluddin dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (11/10). Ridwan saat Rapat Koordinasi (Rakor) Pengembangan Jalur Perintis di Selatan Pulau Jawa di Semarang, Selasa (10/10), mengatakan kementerian akan mengadakan rakor tingkat menteri untuk membahas lebih lanjut permasalahan-permasalahan yang terjadi.

Rakor tersebut melibatkan Kementerian Perhubungan, Kementerian ESDM, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pariwisata dan Kementerian Pekerjaan Umum-Perumahan Rakyat. "Ini berpotensi akan menjadi Rakor Pusat dan Daerah Kemaritiman-Bank Indonesia yang selama ini kita lakukan. Dari daerah kita akan undang pemprov dan tujuh pemkab penggagas, karena ada beberapa infrastuktur prioritas yang diharapkan oleh wilayah-wilayah di Selatan Pulau Jawa," imbuhnya.

Asisten Deputi Infrastuktur Konektivitas Sistem Logistik Kemenko Maritim Rusli Rahim menjelaskan mengenai tingkat kesulitan pengembangan jalur perintis di Selatan Pulau Jawa. Menurut dia, Laut Selatan memiliki kompleksitas tersendiri, di antaranya level gelombang yang tinggi. Oleh karenanya, lanjut Rusli, bila ditinjau dari aspek pelayaran maka perlu adanya dukungan penuh dari berbagai pihak untuk merealisasikannya.

"Jalur Selatan relatif sulit dengan tingkat gelombang yang cukup tinggi, sehingga kalau kita dari aspek pelayaran perlu ada satu dukungan penuh baik itu sarana dan prasarana," jelasnya. Dalam Rakor Pengembangan Jalur Perintis di Selatan Pulau Jawa itu turut hadir perwakilan dari tujuh kabupaten terkait diantaranya Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Kulonprogo, Kabupaten Pacitan dan Kabupaten Trenggalek.

BERITA TERKAIT

Infrastruktur jadi Senjata Pemerintah Atasi Middle Income Trap

      NERACA   Jakarta – Indonesia digadang-gadang akan keluar dari jebakan negara berpenghasilan menengah atau middle income trap.…

Optimalisasi LKM/LKMS dalam Pembangunan Daerah

Oleh : Agus Yuliawan Pemerhati Ekonomi Syariah Semenjak diundangkannya Undang – Undang No 1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro …

Angka Kemiskinan Jawa Barat Turun

Angka Kemiskinan Jawa Barat Turun NERACA Bandung - Data Badan Pusat Statistik (BPS) per Maret 2017 menunjukkan, angka kemiskinan di…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Pengaruh Pilkada 2018 ke Ekonomi

  NERACA   Jakarta - Lembaga riset Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menyoroti pengaruh pemilu kepala daerah…

Negara Berkembang Paling Pesat Pertumbuhan Belanja Online

    NERACA   Jakarta - Survei terbaru Mastercard menyebutkan, pertumbuhan aktivitas belanja melalui gawai (smartphone) atau "mobile shopping" berkembang…

Blended Finance Dikaji untuk Biayai Infrastruktur

  NEACA   Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah tengah mengkaji skema "blended finance" agar…