PT KAI Berniat Rilis Obligasi Rp 2 Triliun

Bila tidak ada aral melintang, PT KAI (Persero) segera menerbitkan obligasi senilai Rp2 triliun pada akhir tahun ini.”Harapannya bisa diterbikan akhir tahun ini sebesar Rp2 triliun," kata Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro di Jakarta, kemarin.

Menurut dia, saat ini perusahaan tengah mematangkan dan menyiapkan segala administrasi dalam rangka penerbitan surat utang tersebut. Namun, dia belum dapat mendetilkan jadwal pelaksanaan serta tenornya. Direktur Keuangan Didik Hartantyo pernah bilang langkah penerbitan obligasi sebagai salah satu cara diversifikasi pendanaan perseroan, yang selama ini diperoleh melalui pinjaman perbankan.

Untuk mewujudkan aksi korporasi tersebut, KAI sudah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham dalam RUPS yang digelar pada 2 Juni 2017 serta rating 'AAA' dari Pefindo. Selain itu, KAI juga telah menunjuk para penjamin pelaksana emisi obligasi serta wali amanatnya. “Kita sudah due dilligence dan tunjuk joint lead underwriter seperti Bahana Sekuritas, Danareksa Sekuritas, serta Mandiri Sekuritas," ujar Didik.

Menurut dia, rencana penerbitan obligasi ini baru pertama kali dilakukan sejak didirikannya perusahaan. Penawaran surat utang juga dilakukan sebagai alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan investasi perseroan sepanjang tahun ini yang mencapai Rp7,5 triliun. Adapun rencana penggunaan dana investasi adalah untuk peremajaan kereta api dan pengembangan bisnis. Ada sekitar 1000 kereta yang akan diremajakan.

BERITA TERKAIT

KPK-KAI Ajak Masyarakat Banyumas Budayakan Antikorupsi

KPK-KAI Ajak Masyarakat Banyumas Budayakan Antikorupsi NERACA Purwokerto - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengajak…

MLJ Tawarkan Kupon Bunga Hingga 9% - Rilis Project Bond Rp 1,5 Triliun

NERACA Jakarta – Dana pengembangan bisnis dan termasuk pelunasan investasi kredit, PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) melalui anak perusahaan,…

Keppel Land Garap Proyek Properti Rp 1 Triliun - Gandeng Metropolitan Land

NERACA Jakarta - Keyakinan pasar properti di Indonesia masih tetap positif, Keppel Land Limited (Keppel Land) kembali menggarap pasar Indonesia…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pendapatan BTEL Susut Jadi Rp 1,51 Miliar

Bisnis telekomunikasi milik PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) terus menyusut. Tengok saja, hingga periode 30 Juni 2017 meraih pendapatan sebesar…

Saham IPO ZINC Oversubscribed 500 Kali

Kantungi dana segar hasil peawaran umum saham perdan atau initial public offering (IPO), PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) menyiapkan…

Hotel dan Residensial Beri Kontribusi - Penjualan PP Properti Proyeksikan Tumbuh 60%

NERACA Jakarta – Jelang tutup tahun yang tinggal dua bulan lagi, PT PP Properti Tbk (PPRO) terus bergerilya untuk memenuhi…