Indonesia, Pusat Entrepreneur Muda Ekspor Kopi

Indonesia, Pusat Entrepreneur Muda Ekspor Kopi

Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga mendorong tumbuhnya pelaku usaha bidang ekspor kopi dari Indonesia. Dengan dilakukan peluncuran ekspor perdana PT Bijie Kopi Nusaprima, milik Gary Syafwan, seorang pelaku usaha muda bisa memotivasi anak muda lainnya untuk melakukan hal yang sama."Entrepreneur muda ini luar biasa. Ini bisa jadi contoh bagi anak muda lain bagaimana mereka bisa manage itu, bagaimana kopi bisa diekspor ke luar negeri," kata Puspayoga saat meluncurkan ekspor perdana milik PT Bijie Kopi Nusaprima tujuan Port Bremen, Jerman di gedung Smesco Indonesia, Jakarta, Rabu (11/10).

Peluncuran ekspor dua kontainer kopi dilakukan di sela acara Rembug Kopi Nusantara. Sebanyak 25 produsen kopi dari berbagai daerah turut hadir dalam kesempatan itu. Acara ini menampilkan pameran produk kopi nusantara dan sarana pendukung usaha di bidang kopi.

Peluncuran ekspor dua kontainer kopi ini merupakan kedua kalinya setelah sebelumnya dilakukan pada tahun lalu. Namun ini baru pertama kali ekspor untuk tujuan Bremen, Jerman. Ekspor perdana PT Bijie Kopi Nusaprima dengan jenis Arabica asal Aceh-Gayo."Mudah-mudahan semakin hari semakin besar jumlah anak-anak muda, entrepreneur kita yang bergerak di bidang ekspor, terutama kalau kopi ya kopi," ujar Puspayoga.

Puspayoga juga mengapresiasi Johny Rahadi karena telah mengekspor mesin pemanggang kopi (roasting) ke enam negara, padahal baru tahun lalu diluncurkan. Enam negara tujuan itu antara lain, Malaysia, Singapura, Amerika, Jerrman, Filipina, dan Brunei Darusallam."Satu hal yang menarik hari ini adalah alat roasting yang dibuat oleh anak bangsa kita yang sudah diespor ke 6 negara. Tahun lalu dilaunching, itu suatu prestasi," tandas Menkop.

Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran KUKM, Emilia Suhaimi dalam sambutannya mengatakan event ini sebagai upaya untuk menyatukan potensi yang ada dari komoditas kopi Indonesia yang sudah terkenal sampai ke mancanegara.

Sebagai pelaksana teknis dari Kemenkop dan UKM, Smesco Indonesia senantiasa memberikan ruang gerak yang leluasa kepada pelaku KUKM dengan potensi yang dimiliki untuk mengespresikan dan mempromosikan hasil kreativitasnya kepada masyarakat luas."Dengan demikian, para pelaku UKM di bidang kopi dapat berkumpul dan saling bersinergi dalam rangka mem-branding produk kopi unggulan dari masing-masing daerah," katanya.

Emilia berharap melalui event ini masyarakat, pebisnis, pecinta kopi akan lebih mengenal berbagai hal tentang KPI. Mulai dari proses penananam, panen, pengolahan biji kopi, serta ciri khas rasa kopi lokal yang sangat beragam dari berbagai wilayah di Indonesia."Melalui kegiatan Smesco Rembug Kopi Nusantara ini diharapkan akan memberikan pemahaman tentang dunia perkopian Indonesia kepada masyarakat luas, sehingga bagi para pengusaha skala mikro, kecil dan menengah dapat memanfaatkan peluang usaha di bisnis kopi ini," tutur Emilia. Mohar/Rin

BERITA TERKAIT

Indonesia Belum Miliki Cadangan BBM Nasional

      NERACA   Jakarta - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengusulkan harus adanya pengadaan…

IPO SKY ENERGY INDONESIA

Direktur Utama PT Sky Energy Indonesia, Jackson Tandiono (ketiga kiri) berbincang dengan Direktur Independen Pui Siat Ha, Direktur Hengky Loa,…

Luhut: Dubes Harus Mampu Berikir “Out of The Box” - EKSPOR MOBIL RI KE VIETNAM MULAI TERANCAM

Jakarta-Menko bidang Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan menilai, Indonesia harus menjalankan politik luar negeri yang lebih ofensif, dengan tetap mengedepankan kepentingan…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

Mantan Ketua MK - Pasal Penghinaan Parlemen Berlebihan

Mahfud MD Mantan Ketua MK Pasal Penghinaan Parlemen Berlebihan Yogyakarta - Pakar Hukum Tatanegara yang juga mantan Ketua Mahkamah Konstitusi…

DPR: Proses Hukum Kecelakaan Proyek Infrastruktur

DPR: Proses Hukum Kecelakaan Proyek Infrastruktur NERACA Jakarta - Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta aparat Kepolisian memproses secara hukum kelalaian…

Presiden Tidak Akan Tanda Tangani UU MD3

Presiden Tidak Akan Tanda Tangani UU MD3 NERACA Jakarta - Presiden Joko Widodo tidak akan menandatangani revisi Undang-Undang No 17…