Menko PMK - Europalia Peluang Kerja Sama Ekonomi

Puan Maharani

Menko PMK

Europalia Peluang Kerja Sama Ekonomi

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mengatakan gelaran seni budaya internasional Europalia yang diikuti oleh Indonesia bisa menjadi peluang kerja sama ekonomi.

"Melalui acara Festival Seni Budaya Europalia ini, Indonesia akan mengembangkan peluang kerjasama yang lebih besar," kata Puan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (11/10).

Puan yang mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla ke Brussel Belgia untuk menghadiri pembukaan Europalia mengatakan ajang tersebut dapat dijadikan promosi pariwisata dan menarik banyak turis mancanegara untuk berkunjung dan menikmati keindahan Indonesia.

Festival Seni Budaya Europalia juga dapat dimanfaatkan Indonesia untuk melakukan "national branding" dengan memperkenalkan simbol maupun identitas negara.

"Dengan adanya Festival Seni Budaya Europalia tersebut, diharapkan menjadi momentum bagi Indonesia untuk menunjukkan kekayaan seni dan budayanya, agar semakin dikenal oleh dunia internasional khususnya masyarakat Eropa,” kata Puan.

Festival Seni Budaya Europalia yang melibatkan 316 seniman menampilkan pameran barang seni, benda bersejarah, beberapa destinasi wisata, sastra, pemutaran film, performa seni, hingga pertemuan bisnis dengan para pengusaha.

Acara digelar selama empat bulan dari Oktober 2017 hingga Januari 2018. Rangkaian kegiatan Festival Seni Budaya Europalia akan diselenggarakan di tujuh negara di Eropa yaitu Belgia, Inggris, Perancis, Polandia, Jerman, Belanda dan Austria.

Pihak Europalia memandang Indonesia sebagai negara multi-etnik dengan keragaman budayanya dan sudah saatnya mendapat perhatian dari masyarakat Eropa yang semakin majemuk. Bukan hanya itu saja, kegiatan ini diharapkan juga bisa memperkuat hubungan kerja sama Indonesia dengan negara-negara Eropa serta meningkatkan saling pengertian antarmasyarakat.

Europalia Arts Festival Indonesia akan mengangkat tiga tema besarnya yaitu "Ancestors and Rituals, Biodiversity dan Exchange". Ketiganya ditampilkan melalui lima program seni pertunjukan, sastra, pameran, musik, dan film. Ant

BERITA TERKAIT

26 Wilayah Kerja Migas akan Dilelang

      NERACA   Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melelang 26 Wilayah Kerja (WK) atau…

Ekonomi Digital Wujudkan Kemandirian Perekonomian Nasional

Oleh: Muhammad Razi Rahman Tahukah Anda istilah "Third Wave Economy" (Ekonomi Gelombang Ketiga)? Menurut futurolog AS, Alvin Toffler, dalam "Third…

CEPA Jangan Batasi Kebijakan Pemerintah Kelola Ekonomi

    NERACA   Jakarta - Perjanjian Kemitraan Komprehensif yang sedang dibahas antara Republik Indonesia dan Uni Eropa, yang kerap…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

Mantan Ketua MK - Pasal Penghinaan Parlemen Berlebihan

Mahfud MD Mantan Ketua MK Pasal Penghinaan Parlemen Berlebihan Yogyakarta - Pakar Hukum Tatanegara yang juga mantan Ketua Mahkamah Konstitusi…

DPR: Proses Hukum Kecelakaan Proyek Infrastruktur

DPR: Proses Hukum Kecelakaan Proyek Infrastruktur NERACA Jakarta - Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta aparat Kepolisian memproses secara hukum kelalaian…

Presiden Tidak Akan Tanda Tangani UU MD3

Presiden Tidak Akan Tanda Tangani UU MD3 NERACA Jakarta - Presiden Joko Widodo tidak akan menandatangani revisi Undang-Undang No 17…