PPRO Raup Marketing Sales Rp 2,2 Triliun

NERACA

Jakarta - PT PP Properti Tbk (PPRO) mencatatkan marketing sales atau pendapatan pra penjualan hingga kuartal tiga tahun 2017 sebesar Rp 2,2 triliun. Jumlah ini mencerminkan 75% dari target PPRO hingga akhir tahun ini Rp 2,9 triliun. Perseroan mengungkapkan, pencapaian marketing sales di kuartal ketiga ini mencerminkan kenaikan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pada kuartal III-2016, perusahaan ini mencatatkan marketing sales sebesar Rp 1,5 triliun. Untuk mencapai target di akhir 2017, PPRO menyiapkan beberapa proyek yang dapat meningkatkan marketing sales. PPRO meluncurkan beberapa proyek di kuartal terakhir tahun ini. "Di kuartal empat kami akan groundbreaking Tembalang 3 di Semarang," ujar Indaryanto, Direktur Keuangan PPRO di Jakarta, kemarin.

Tembalang 3 merupakan proyek apartemen yang berlokasi di lahan seluas 2,3 hektare (ha). Di lokasi tersebut, anak usaha PT PP Tbk (PTPP) ini akan mendirikan tiga tower apartemen, dengan investasi Rp 253 miliar. Tak cuma apartemen di Semarang, PPRO juga akan meluncurkan beberapa proyek di Jatinangor, Bandung, dan Wiyung, Surabaya. Di Jatinangor, PPRO akan mendirikan apartemen khusus mahasiswa di lahan seluas 1,3 ha.

Sementara di kawasan Wiyung, PPRO akan mendirikan apartemen seluas 2,2 ha. Namun, Indaryanto belum mau membocorkan nilai investasi untuk dua proyek itu. PPRO juga masih berharap menjaring penjualan dari beberapa proyek. Di antaranya proyek apartemen menengah ke bawah di Bekasi. PPRO juga berniat membangun Mall di Grand Kemala Lagoon, Bekasi.

Di kuartal IV-2017, emiten ini akan melangsungkan rencana besarnya untuk mencaplok lahan di Kertajati, Majalengka, Jawa Barat. Indaryanto mengatakan, lahan seluas 200 ha tersebut saat ini tengah dalam proses akuisisi.

BERITA TERKAIT

Pemerintah Tetapkan Hasil Penjualan SBR004 Rp7,3 Triliun

    NERACA   Jakarta - Pemerintah menetapkan hasil penjualan Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR004 sebesar Rp7,3 triliun dengan…

PT Lintas Marga Sedaya Raih Pembiayaan Rp8,8 Triliun

    NERACA   Jakarta - PT Lintas Marga Sedaya (LMS), menerima pembiayaan sindikasi sejumlah Rp8,8 triliun. Pembiayaan sindikasi ini…

WSBP Bukukan Pendapatan Rp 5,02 Triliun

NERACA Jakarta – PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mencatatkan pendapatan usaha hingga per Agustus 2018 sebesar Rp 5,02 triliun.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Model Bisnis Sangat Potensial - Digitaraya Jadi Investor Strategis Pertama Passpod

NERACA Jakarta – Keseriusan PT Yelooo Integra Datanet (Passpod) untuk segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), menarik banyak perhatian…

Lagi, BEI Suspensi Saham Mahaka Media

Lagi, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA) pada perdagngan saham Rabu (19/9).…

Obligasi Masih Ramai di Sisa Akhir Tahun

NERACA Jakarta – Meskipun dihantui sentimen kenaikan suku bunga, potensi pasar obligasi dalam negeri hingga akhir tahun masih positif. “Dengan…