AKTIVITAS PELABUHAN MERAK KEMBALI NORMAL - Setelah Sempat Macet Panjang

Merak - Aktivitas penyeberangan Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, kembali normal setelah Selasa pagi terjadi antrean angkutan akibat cuaca buruk di kawasan Selat Sunda.

"Saat ini lintas penyeberangan yang melayani Merak-Bakauheni berjalan lancar dan tidak terjadi kemacetan di dermaga I sampai IV," ujar Didi Yuliansyah, Kepala Pelaksana Harian (Plh) Manager Operasional PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Merak, Selasa.

Ia mengatakan, antrean kendaraan di Pelabuhan Merak yang hendak menuju Bakauheni, Lampung, sempat mengular hingga 600 meter ke luar pintu gerbang Merak.

Sebab lintasan penyeberangan Merak-Bakauheni, sempat dihentikan Senin malam pukul 19.00 WIB, karena saran Adpel ketinggian gelombang mencapai empat meter.

Meskipun, kata dia, siang ini penyeberangan Merak-Bakauheni, Lampung normal dan tidak terjadi penumpukan kendaraan di Pelabuhan Merak.

Akan tetapi, nahkoda kapal roll on roll of (roro) tetap waspada karena sewaktu-waktu bisa saja cuaca berubah.

"Kami minta nahkoda tetap waspada menghadapi cuaca buruk yang terjadi di kawasan Selat Sunda," ujarnya menjelaskan.

Ia menyebutkan, saat ini kondisi lalu lintas di dermaga I sampai IV Pelabuhan Merak tampak sepi dan kendaraan yang tiba mereka langsung naik ke atas kapal Ro-Ro untuk menyeberang ke Bakauheni, Lampung.

"Kami berharap cuaca di perairan Selat Sunda kembali normal dan pelayaran Merak-Bakauheni berjalan lancar," ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Unit Analis Cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Serang, Hadiyanti mengatakan, diprakirakan selama 24 jam tinggi gelombang perairan Selat Sunda bagian utara berkisar 0,6-1,4 meter.

Tiupan angin berkecepatan rata-rata 24 kilometer per jam dengan jarak pandang empat sampai delapan kilometer.

"Kami menjamin saat ini cuaca perairan Selat Sunda tidak membahayakan bagi pelayaran kapal Ro-Ro, karena tinggi gelombang 1,4 meter dan angin 12 knot," ujarnya

BERITA TERKAIT

Pembahasan Rancangan APBD DKI Diprediksi Molor

Pembahasan Rancangan APBD DKI Diprediksi Molor NERACA Jakarta - Penggodokan Rancangan APBD DKI Jakarta yang dilakukan Legislatif bersama Eksekutif diprediksi…

Menteri PPPA Apresiasi Program Mekaar Jangkau 5,6 Juta Perempuan

Menteri PPPA Apresiasi Program Mekaar Jangkau 5,6 Juta Perempuan   NERACA SoE, NTT - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA),…

Pemkot Sukabumi Latih DKM Jadi Wirausaha

Pemkot Sukabumi Latih DKM Jadi Wirausaha NERACA Sukabumi - Walikota Sukabumi Achmad Fahmi menginginkan roda perekonomian bukan hanya bisa bergerak…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Walikota Sukabumi Sambut Baik Perbankan Peduli Dengan UMKM

Walikota Sukabumi Sambut Baik Perbankan Peduli Dengan UMKM   NERACA Sukabumi - Walikota Sukabumi Achmad Fahmi memberikan apresiasi kepada pihak perbankan…

MoU Air Yang Tidak Berpihak Kepada Masyarakat Kuningan

MoU Air Yang Tidak Berpihak Kepada Masyarakat Kuningan NERACA Kuningan – Ironis, ketika Kabupaten Kuningan disebut sebagai daerah pegunungan dan…

Banten Kembangkan Ratusan Hektare Kopi Pada 2020

Banten Kembangkan Ratusan Hektare Kopi Pada 2020   NERACA Serang - Pemerintah Provinsi Banten akan mengembangkan ratusan hektare komoditas unggulan pertanian…