XL Tuntaskan Program 1000 Sekolah Broadband - Dukung Penigkatan Kualitas Belajar

NERACA

Manado - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) telah menuntaskan program 1.000 sekolah broadband tepat setahun sejak peluncurannya pada Oktober 2016 lalu. Melalui program yang diinisiasi sebagai bagian dari peringatan hari jadi XL Axiata ke-20 tersebut, XL Axiata telah memfasilitasi 1.000 sekolah di berbagai provinsi sehingga terkoneksi ke jaringan internet berkecepatan tinggi sebagai bagian dari kegiatan sosial berkelanjutan perusahaan dalam mendukung program pemerintah untuk digitalisasi sekolah.

Program tersebut pun telah dimanfaatkan oleh lebih dari 400 ribu siswa dan ribuan guru dalam proses belajar mengajar. Sekolah ke-1.000 yang mendapatkan manfaat program ini adalah SMA Negeri 8 Manado, Sulawesi Utara. Caretaker Vice President XL Axiata North Region, Mozes Haryanto Baottong dalam siaran persnya di Manado mengatakan,kini lebih dari dari 400 ribu siswa sekolah telah terkoneksi ke jaringan internet cepat. Komposisinya 45% SMA dan 55 % SMK. “Kami sangat senang karena program ini telah memberikan manfaat yang cukup besar bagi sekolah-sekolah penerimanya termasuk pada pelaksanaan ujian sekolah dan ujian nasional berbasis komputer (UBK),”ujarnya.

Sejauh pantauan perseoan telah mampu mendukung peningkatan kualitas belajar mengajar di setiap sekolah penerima. Mereka kini sejajar dengan sekolah-sekolah di kota besar dan sekolah di negara-negara maju dalam mendapatkan sumber referensi berkualitas yang tersedia di jaringan internet. Selanjutnya, sebagai bagian peringatan hari jadi ke-21 XL Axiata, perseroan akan melanjutkannya dengan program “Gerakan Donasi Kuota” yang akan menjangkau sekolah dan pelajar yang lebih luas.

Manager CSR XL Axiata, Achmad Pradipta menambahkan, target-target yang telah tercapai melalui program ini juga sejalan dengan aspirasi pemerintah dalam hal ini Ditjen Pendidikan Menengah dan Kejuruan pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang menjadi partner XL Axiata dalam penyediaan data sekolah prioritas untuk program ini. Bahkan, tersedianya akses internet cepat melalui program ini juga telah mampu mendorong munculnya aktivitas positif lainnya yang berorientasi pada literasi internet, misalnya pelatihan mengenai penggunaan internet secara sehat dan positif, pelatihan karyawan sekolah mengenai dunia digital, juga pemanfaatan layanan digital untuk mempromosikan potensi daerah asal.

Tercatat program ini telah menjangkau sekolah-sekolah di 42 kota/kabupaten di 20 provinsi. Kota-kota yang dimaksud antara lain Sabang, Padang, Medan, Deli Serdang, Pematang Siantar, Pekanbaru, Pangkal Pinang, dan Belitung Timur. Juga ada di Purwakarta, Subang, Indramayu, Cirebon. Bantul, Sleman, Gunung Kidul, Purwokerto, Banyumas, Cilacap, Sidoharjo, Malang, juga Pemekasan di Madura. Di Kalimantan dan Sulawesi ada di Banjarmasin, Banjarbaru, Samarinda, Balikpapan, Pontianak, Gowa, Kendari, Manado, serta Makassar.

BERITA TERKAIT

CIMB Niaga Syariah Dukung Pembangunan RS Hasyim Asyari

      NERACA   Jombang - Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga Syariah) menyalurkan…

Gubernur Dukung Penguatan Antikorupsi di Banten

Gubernur Dukung Penguatan Antikorupsi di Banten NERACA Serang - Gubernur Banten Wahidin Halim mendukung langkah penguatan antikorupsi di Banten oleh…

BTN Genjot Pertumbuhan KPR di Jawa Timur - Dorong Program Sejuta Rumah

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. bakal terus memacu ekpansi bisnis Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di Provinsi Jawa Timur (Jatim)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Transaksi Saham di NTB Tetap Tumbuh

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Mataram, Nusa Tenggara Barat, I Gusti Bagus Ngurah Putra Sandiana menyatakan, transaksi pembelian saham…

Tawarkan Harga Rp 190-230 Persaham - HK Metals Bidik Dana IPO Rp 337,33 Miliar

NERACA Jakarta -PT HK Metals Utama menawarkan harga saham perdana antara Rp 190-230 per saham. Nantinya, dana  hasil IPO akan…

Siapkan Sanksi Tegas - BEI Ingatkan Soal Aturan Free Float Saham

NERACA Jakarta - Meskipun meleset dari target, pihak PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengingatkan emiten untuk memenuhi kewajiban aturan…