Ketua MPR RI - Mahasiswa Pemuda Elite Harapan Bangsa

Zulkifli Hasan

Ketua MPR RI

Mahasiswa Pemuda Elite Harapan Bangsa

Makassar - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengatakan mahasiswa di Indonesia adalah pemuda elite dan merupakan generasi penerus harapan bangsa.

"Dari seluruh pemuda Indonesia, hanya sekitar 10 persen yang mendapat kesempatan menjadi mahasiswa," kata Zulkifli Hasan ketika menyampaikan materi Sosialisasi Empat Pilar di hadapan ratusan mahasiswa di kampus Universitas Hasanuddin, Makassar, Selasa (10/10).

Menurut Zulkifli, apalagi mahasiswa di perguruan tinggi favorit, seperti di Universitas Hasanuddin, Makassar, maka jumlahnya lebih sedikit lagi. Sebagai pemuda elite, kata dia, mahasiswa harus bersyukur telah mendapatkan kesempatan menjadi mahasiswa."Rasa syukur itu diwujudkan dengan tiga hal, yakni meningkatkan keimanan, patuh kepada orang tua, serta rajin belajar," ujar dia.

Zulkifli menjelaskan mahasiswa tidak cukup hanya belajar saja, tapi harus ditopang dengan meningkatkan keimanan, sesuai dengan ajaran agamanya masing-masing. Sebagai mahasiswa muslim, kata dia, harus rajin menjalankan ibadah, terutama shalat wajib lima waktu, shalat sunnah, serta ibadah muamalah lainnya."Mahasiswa juga harus patuh kepada orang tuanya, yang telah melahirkan, membesarkan, dan memberikan nafkah," kata dia.

Zulkifli juga mengingatkan, mahasiswa juga harus memiliki tekad yang kuat untuk menjadi pemimpin di masa mendatang. Untuk mencapai cita-cita tersebut, menurut dia, mahasiswa harus berani bekerja keras dan berani menegakkan kebenaran."Jika para mahasiswa semuanya mau bekerja keras serta memiliki visa yang jauh ke depan, maka dapat mendorong negara menjadi maju," ungkap dia.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini menambahkan, negara-negara maju indikatornya adalah kampus. Negara maju, kata dia, tentunya memiliki kampus yang terkenal di dunia internasional. Zulkifli pun menceritakan pengalaman pribadinya, sebagai anak desa dari Lampung Selatan yang bersekolah di madrasah di kampungnya.

Ia kemudian sekolah di Pendidikan Guru Agama (PGA) di kampung halamannya tapi kemudian pindah ke SMA Negeri di Jakarta."Saya melanjutkan kuliah di kampus yang biasa di Jakarta, tapi dengan kerja keras dan tekad saya menjadi pemimpin, maka cita-cita itu terwujud," kata dia.

Zulkifli menceritakan, dirinya tidak pernah belajar ilmu kehutanan tapi menjadi Menteri Kehutanan, kemudian menjadi Ketua MPR RI padahal tidak pernah belajar ilmu politik."Adik-adik mahasiswa, terutama mahasiswa perguruan tinggi favorit bisa menjadi lebih dari saya, jika mau bekerja keras dan belajar sungguh-sungguh," kata dia. Ant

BERITA TERKAIT

Wakil Ketua MPR RI - Tantangan Indonesia Menjaga Keragaman Bangsa

EE Mangindaan  Wakil Ketua MPR RI Tantangan Indonesia Menjaga Keragaman Bangsa Jakarta - Wakil Ketua MPR RI EE Mangindaan mengatakan…

Mahasiswa Ciptakan Mesin Pengering Padi

    Penjualan hasil panen padi dalam keadaan kering sebetulnya akan lebih menguntungkan daripada melepas padi dalam keadaan basah. Tapi…

Wacana Pembekuan KPK, Harapan Bebas Koruptor

  Oleh : Dodik Prasetyo, Peneliti Senior Lembaga Studi Informasi Strategis Indonesia (LSISI)               Belakangan berhembus wacana pembekuan KPK…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

CISFED: Demokrasi Aksesoris Ancaman Bagi Indonesia

CISFED: Demokrasi Aksesoris Ancaman Bagi Indonesia NERACA Jakarta - Secara umum praktik demokrasi yang berjalan saat ini sekadar demokrasi aksesoris…

Sidang Korupsi KTP-E - Akom Akui Laporkan Soal Setnov ke Ical

Sidang Korupsi KTP-E Akom Akui Laporkan Soal Setnov ke Ical NERACA Jakarta - Mantan Sekretaris Fraksi Partai Golkar Ade Komarudin…

KPK: Pemimpin Terjebak Korupsi Karena Integritas Rendah

KPK: Pemimpin Terjebak Korupsi Karena Integritas Rendah NERACA Wonosobo - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang mengatakan sejumlah…