Waroeng BJB Fasilitasi Kredit Rp 165 Miliar

Rabu, 25/01/2012

Bandung - Pengoperasian layanan Waroeng Bank Jabar Banten (BJB) yang baru bergulir selama dua minggu telah memfasilitasi penyaluran kredit senilai Rp165 miliar.

"Itu jumlah yang tidak kecil untuk jangka waktu kurang dari sebulan," kata Direktur Utama Bank BJB Bien Subiantoro di Bandung, Minggu.

Dalam empat hari setelah diresmikan, kata Bien, pihaknya sudah menyetujui kredit mikro dalam jumlah yang berarti. Hal itu sesuai dengan target untuk peningkatan pengembangan kredit mikro kepada pelaku usaha riil.

Kredit yang dilayani melalui program itu, menurut Bien, khusus untuk kredit mikro dengan besaran di bawah Rp50 juta.

"Izin dari Bank Indonesia untuk pengoperasian gerai Waroeng Bank BJB untuk tipe A dan B sudah bisa digelar di semua daerah, termasuk untuk gerai tipe C yang nantinya akan ditempatkan di dekat pasar tradisional. Namun saya yakin pada semester pertama 400 gerai sudah bisa beroperasi," kata Bien Subiantoro.

Program layanan itu diluncurkan oleh Gubernur Jabar H Ahmad Heryawan pada 9 Januari dengan target untuk mendekatkan dan mendekatkan akses UMKM untuk mendapatkan pembiayan mikro.

"Responsnya luar biasa dari masyarakat, sehingga kami optimis target penyaluran kredit mikro Rp6 triliun atau tumbuh 100 persen bisa direalisasikan pada 2012," kata Bien.

Sementara itu pencapaian penyaluran kredit mikro bank itu pada 2011 sebesar Rp3,1 triliun. Selain itu bank itu juga akan menggenjot penyaluran Kredit Usaha rakyat (KUR) sera penyaluran Kredit Cinta Rakyat (KCR).

Bien Subiantoro menyebutkan, masih cukup banyak UMKM yang belum mendapat fasilitas kredit perbankan, dan pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan kredit ke sektor itu dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.