Acset Bikin Anak Usaha di Pengerukan

Kembangkan ekspansi bisnis, PT Acset Indonusa Tbk (ACST) dan Dredging International Asia Pasific Pte, Ltd membentuk perusahaan patungan yang diberi nama PT Dredging International Indonesia. Perusahaan patungan ini bergerak di bidang jasa kontruksi khususnya pengerukan, penyiapan lahan, bangunan pelabuhan bukan perikanan, bangunan prasarana sumber daya air, serta terowongan.

Perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengungkapkan, tujuan didirikannya perusahaan patungan adalah untuk menunjang kegiatan usaha perseroan, khususnya dalam bidang pengerukan dan reklamasi. Acset dan Dredging turut melakukan penyertaan modal dalam perusahaan patungan masing-masing Rp20 miliar dan Rp30 miliar.

Sumber dana yang digunakan untuk melakukan pembentukan usaha patungan berasal dari penyetoran modal masing-masing pemegang saham.”Pembentukan usaha patungan ini akan memudahkan perseroan untuk menjalankan bisnis perseroan, khususnya menunjang kinerja perseroan dalam bidang pengerukan dan reklamasi," kata Sekretaris Perusahaan Acset Indonusa, Maria Cesilia Hapsari.

Sampai pekan ketiga Juni 2017, Acset mengantongi kontrak baru Rp7,1 triliun atau sebesar 95% dari target kontrak Rp7,5 triliun sepanjang tahun. Pada periode ini, Acset berhasil membukukan kenaikan laba bersih Rp64,2 miliar atau meningkat 95,7% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp32,8 miliar. Capaian ini ditopang oleh membesarnya pendapatan sekitar 8,4% atau menjadi Rp1,02 triliun dari Rp943,7 miliar 2016.

BERITA TERKAIT

Acset Optimis Target Kontrak Baru Tercapai - Realisasi Kontrak Baru 8,35%

NERACA Jakarta – Di triwulan tiga 2018, PT Acset Indonusa Tbk (ACST) berhasil mencatatkan kontrak baru sebesar Rp 835 miliar…

DSSA Suntik Anak Usaha Senilai Rp 4,5 Miliar

NERACA Jakarta –Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menambah modal pada anak usaha, PT Buana…

Usaha Kecil Disebut Serap Paling Banyak Pekerja

NERACA Jakarta – Survei Organization of Economic Cooperation Development (OECD) menunjukkan sektor usaha kecil dan menengah (UKM) menyerap paling banyak…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Verena Multifinance Patok Rights Issue Rp140

PT Verena Multifinance Tbk (VRNA) menetapkan harga pelaksanaan penambahan modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right…

Mandiri Kaji Terbitkan Obligasi US$ 1 Miliar

Perkuat modal guna memacu pertumbuhan penyaluran kredit, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berencana menerbitkan instrumen utang senilai US$ 1 miliar.…

Realisasi Kontrak Baru PTPP Capai 66,22%

NERACA Jakarta - Sampai dengan September 2018, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) berhasil mengantongi total kontrak baru sebesar Rp32,45 triliun.…