Perkuat Sinergi BUMN, Askrindo dan Djakarta Lloyd Teken MoU

Perkuat Sinergi BUMN, Askrindo dan Djakarta Lloyd Teken MoU

NERACA

Jakarta – PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau Askrindo dan PT Djakarta Lloyd (Persero) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dalam rangka memperat kerjasama bisnis kedua perusahaan milik negara tersebut, di Graha Askrindo, Jakarta, Jumat (6/10).

Direktur Utama Askrindo Asmawi Syam mengatakan, penandatanganan MoU ini adalah wujud nyata sinergi BUMN dalam rangka memanfaatkan peluang bisnis, untuk kedua perusahaan BUMN ini."Penandatangan kita ini dalam rangka memanfaatkan peluang bisnis masing-masing BUMN. Kita sinergi antar BUMN, dimana Djakarta Lloyd merupakan salah satu maskapai pelayaran Indonesia yang sudah mempunyai reputasi lama dan mempunyai pengalaman. Ini merupakan langkah awal untuk membuat 'payung' kerjasama, dimana sebelumnya kedua perusahaan belum memiliki ikatan kongkret tetapi sudah ada kesepahaman. Setelah ada kesepahaman ini, maka untuk kedepannya akan ada tindak lanjutnya mengenai apa yang bisa kita kerjasamakan. Dengan adanya kerjasama dan kesepahaman dengan Djakarta Lloyd, kita merencanakan minggu depan sudah melakukan sign kontrak," ujar Asmawi.

Kemudian dalam MoU ini Askrindo mendukung bisnis Djakarta Lloyd dibidang Asuransi Umum, yang merupakan satu dari beberapa produk yang dimiliki Askrindo, untuk menanggung risiko aset rangka kapal serta cargo milik Djakarta Lloyd. Selain Asuransi Umum, Askrindo juga akan menanggung Kontra Bank Garansi dalam pembiayaan pembelian unit kapal oleh Djakarta Lloyd.

"Tidak hanya itu kami juga akan menawarkan kepada Djakarta Llyod, produk-produk dari Askrindo yang bisa dipakai selain Asuransi Umum, kita juga masih memiliki produk-produk lainnya," ujar dia.

Direktur Utama PT Djakarta Lloyd (Persero) Suyoto mengatakan bahwa dirinya merasa bangga bisa melakukan kerjasama dengan PT Askrindo (Persero), karena dapat mendukung PT Djakarta Lloyd dalam memanfaatkan produk jasa asuransi dan pengembangan bisnis ke depan nya.

"MoU ini menjadi langkah awal agar aset-aset PT Djakarta Lloyd bisa terlindungi melalui skema asuransi, untuk itu kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan aset milik perusahaan. Selain itu diharapkan ke depannya dapat membuka peluang potensi bisnis yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak," ujar Suyoto. Mohar

BERITA TERKAIT

Ini Merek Mobil dan Sepeda Motor Terlaris di Semester Pertama

Sebanyak 553.757 unit mobil terjual secara wholeslaes (partai besar pabrik ke diler) pada semester pertama 2018, naik dibandingkan periode yang…

AHM Sebut CB150R StreetFire Gagah dan Agresif

PT Astra Honda Motor (AHM) menghadirkan New Honda CB150R StreetFire dengan desain baru untuk para pecinta motor naked sport. "Sebagai…

Riset Mobil Listrik Libatkan Toyota dan Enam Kampus

Kementerian Perindustrian menggandeng Toyota Indonesia dan enam perguruan tinggi negeri untuk bersama melakukan riset dan studi secara komprehensif tentang pentahapan…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Proyek Hunian Vertikal Dibangun di Jakarta Timur

Proyek Hunian Vertikal Dibangun di Jakarta Timur NERACA Jakarta - Proyek hunian vertikal kini menjadi jalan keluar sebagian warga Jakarta…

Harga Telur di Sukabumi Tetap Masih Tinggi - Meskipun Ada Penurunan Harga

Harga Telur di Sukabumi Tetap Masih Tinggi Meskipun Ada Penurunan Harga NERACA Sukabumi - Meskipun ada penurunan harga, namun harga…

Ubud Bali, Butuh Sentuhan Kearifan Lokal

Ubud Bali, Butuh Sentuhan Kearifan Lokal NERACA Ubud Bali - Meski masih menjadi destinasi utama dunia, namun industri pariwisata (tourism)…