Ditjen Pajak-Bappeda Sumatera Selatan Sinergi Kejar Target

Ditjen Pajak-Bappeda Sumatera Selatan Sinergi Kejar Target

NERACA

Palembang - Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Provinsi Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) bersinergi untuk mengejar target penerimaan pemerintah hingga akhir tahun.

Kepala Ditjen Pajak Sumsel dan Kepulauan Bangka Belitung M Ismiransyah M Zain mengatakan, sinergi itu terkait sinkronisasi data mengenai pajak kendaraan mewah dan alat berat milik perusahaan."Diakui data masih belum singkron, dan ini menjadi celah yang membuat perusahaan tidak patuh membayar pajak. Terkadang mereka tidak melapor sesuai dengan jumlah sebenarnya," kata dia di Palembang, Kamis (5/10).

Ia mengatakan setelah data ini singkron, Ditjen Pajak dan Bappeda telah sepakat akan bekerja sama melakukan "door to door" ke wajib pajak. Dalam kegiatan tersebut, Ditjen Pajak juga akan menyosialisasikan ke wajib pajak mengenai Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2017 tentang Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan.

Terkait Perppu baru itu, masyarakat harus memahami bahwa keterbukaan informasi perbankan ini murni untuk kepentingan perpajakan. Jika petugas pajak tidak menggunakan kewenangannya dengan baik maka akan dijerat dengan tuntutan pidana."Bukan berarti bisa dengan bebas membuka data rekening nasabah, tetap ada aturannya. Siapa yang boleh membuka, pejabat pajak level mana itu ada aturannya, termasuk sanksinya jika membocorkan data tersebut," kata Ismiransyah, yang akrab disapa Rendy ini.

Rendy menegaskan kerahasiaan dan keamanan data nasabah ikut dijamin sesuai ketentuan UU Perpajakan dan perjanjian internasional. Dalam Perppu tersebut dinyatakan bahwa akses informasi untuk rekening berjumlah Rp1 miliar akan diberikan otomatis ke DJP setiap tahun.

Sementara itu, per 21 Agustus 2017, penerimaan di DJP Sumsel dan Babel baru mencapai Rp7,531 triliun atau sebesar 47,35 persen dari target Rp15,905 triliun. Jumlah ini tumbuh sebesar 21,04 persen dibanding penerimaan pajak pada periode yang sama tahun lalu. Ant

BERITA TERKAIT

ACES Mengandalkan Strategi Promosi - Genjot Target Penjualan

NERACA Jakarta- Di balik agresifnya penambahan gerai baru dalam melakukan penetrasi pasar ritel, PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) yang…

Harus Hati-Hati Atur Pajak e-Commerce

Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo menilai pemerintah harus hati-hati mengatur pajak atas perdagangan elektronik (e-commerce)…

Demokrasi Takkan Tegak Tanpa Pajak

Oleh: Hepi Cahyadi, Pegawai Direktorat Jenderal Pajak *) Jumat, tanggal 6 Oktober 2017 Komisioner KPU Pramono Ubaid mengatakan bahwa anggaran yang…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Targetkan Satu Juta Pengunjung - Mandiri PRI 2017 Akan Jadi Ajang Pameran Unik dan Tak Terlupakan

Targetkan Satu Juta Pengunjung Mandiri PRI 2017 Akan Jadi Ajang Pameran Unik dan Tak Terlupakan NERACA Jakarta – Mandiri Pekan…

SiLPA Mencapai Rp600 Miliar Lebih - Piutang Tagihan PAD Depok Naik Rp442,9 M

SiLPA Mencapai Rp600 Miliar Lebih Piutang Tagihan PAD Depok Naik Rp442,9 M NERACA Depok - ‎Kondisi format APBD Kota Depok…

KSPPS/USPPS Bisa Kelola Dana Zakat dan Wakaf

KSPPS/USPPS Bisa Kelola Dana Zakat dan Wakaf NERACA Bogor - Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (KSPPS) dan Unit Simpan Pinjam…