Disnakertrans Jabar Siapkan 1.240 Calon TKI

Selasa, 24/01/2012

Bandung - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Barat tahun ini akan mempersiapkan sebanyak 1.240 calon tenaga kerja Indonesia untuk diberangkatkan ke luar negeri khususnya Jepang dan Korea.

Kepala Disnakertrans Jawa Barat Hening Widiatmoko, ketika dihubungi melalui telepon selularnya, Senin, menuturkan para calon tenaga kerja tersebut akan mendapat pelatihan bahasa, keterampilan, komputer, hingga dianggap siap bekerja.

"Dan untuk melatih para calon tenaga kerja itu, kami sudah menyiapkan anggaran total sebesar Rp 9 miliar," kata Hening.

Ia menuturkan, pengiriman calon tenaga kerja itu merupakan bagian dari Program "Jawa Barat Mengembara" serta sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah untuk melatih dan menyiapkan calon TKI yang siap pakai.

"Jadi untuk melatih dan menyiapkan TKI ini sudah menjadi kewajiban kami, namun memang seharusnya oleh PJTKI, tapi kamu bantu saja," ujar Hening.

Dikatakannya, jika dibandingkan dengan tahun lalu jumlah calon TKI yang mendapat pelatihan pada tahun ini berkurang.

Menurut Hening, pada 2011 lalu ada sebanyak 2.600 calon TKI yang mendapat manfaat program tersebut, dengan rincian 2.400 orang mendapat pelatihan bahasa dan komputer, serta 200 orang dilatih sebagai perawat.

Calon tenaga kerja yang akan diberangkatkan ke luar negeri tersebut, kata Hening, umumnya biasa dan tidak punya keahlian khusus.

"Bahkan ada juga masyarakat yang belum punya `berorder.` Yang kita latih itu harusnya sama, tapi apa boleh buat hanya 1240 an. Soalnya anggaran sekarang hanya Rp9 miliar, sementara tahun kemarin agak banyak karena tersedia Rp14 miliar," katanya.

Ia menyatakan, penyerapan setiap angkatan bisa dikatakan berhasil seperti tahun lalu, hampir 100 persen bisa berangkat ke Jepang dan Korea Selatan sebagai salah satu negara tujuan.

"Memang, saat mengadakan pelatihan ini, kami takut pertanggungjawabannya. Belum tentu semua bisa berangkat. Soalnya kalau masih banyak yang belum berangkat, pasti akan dipertanyakan," kata Hening.