Pemerintah Tawarkan Proyek 12 Rumah Sakit ke Swasta

Pemerintah berencana menawarkan proyek pengembangan 12 Rumah Sakit Umum Pusat dan Daerah ke swasta. "RSUD Dr Pirngadi Medan ditawarkan banyak investor yang tertarik. Ternyata mereka menilai investasi di sektor pelayanan kesehatan cukup menjanjikan," kata Direktur Pengelolaan Dukungan Pemerintah dan Pembiayaan Infrastruktur (PDPI) Kementerian Keuangan Freddy Saragih dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, dikutip dari kantor berita Antara.

Proyek bernilai lebih dari Rp 3 triliun itu tengah dikaji untuk pembiayaan dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Freddy mengungkapkan proyek yang akan ditawarkan yakni:

1. RSUD Dr Pirngadi Medan, 2. RSUD Tipe D Sidoarjo senilai Rp 200 miliar, 3. Pembangunan dua Tower Cancer Center RS Kanker Dharmais senilai Rp 450 miliar.

Sembilan proyek senilai Rp 2,5 triliun yakni: 4. Revitalisasi RSUPN Cipto Mangunkusomo,. 5. Pengembangan RSUP Fatmawati, 6. Pengembangan RSUP Sardjito, 7. Pengembangan RSUP Hasan Sadikin, 8. Pengembangan RSUP M Hoesin, 9. Pengembangan RSUP M. Hoesin, 10. Pengembangan RSUP H. Adam Malik, 11. Pengembangan RSUP Sanglah, Pengembangan RSUP M. Djamil, dan 12. Pengembangan RS Kusta dr Rivai Abdullah.

"Untuk RS Dharmais itu sangat potensial karena mereka punya lahan untuk membangun gedung baru, sedangkan yang lain masih dikaji pelayanan apa saja yang akan di-KPBU," jelasnya.

Dia menjelaskan pembangunan dan pengembangan melalui skema KPBU ini sangat besar keuntungannya. Selain keunggulan dari pendekatan analisis biaya yang meliputi seluruh umur proyek, juga lebih mendorong kepastian penyelesaian proyek yang lebih cepat karena swasta baru akan menerima pembayaran dari pemerintah. "Seperti pembangunan jembatan. Jika menggunakan skema APBN, ada kerusakan sedikit harus menggunakan revisi anggaran kalau tidak dianggarkan. Sedangkan dengan menggunakan Skema KPBU, ada kerusakan langsung ditalangi pihak swasta," jelasnya.

BERITA TERKAIT

Kontrak Baru Wika Beton Capai Rp 5 Triliun - Garap Proyek Besar

NERACA Jakarta – Menjelang tutup tahun, PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) mencatat kontrak baru sebesar Rp 5 triliun per…

Saat Obligasi Pemerintah Mengancam Industri Perbankan

  Oleh: Djony Edward Langgam pengaturan bunga di industri keuangan belakangan sedikit tercoreng, terutama dengan gencarnya penerbitan Surat Utang Negara…

Dirut BTN Tegaskan IKA Undip Siap Dukung Program Pemerintah - Terpilih Ketua IKA UNDIP

  NERACA Semarang - Ikatan Alumni Keluarga Universitas Diponegoro (IKA Undip) siap mendukung pemerintah dalam menyukseskan program pembangunannya seperti infrastruktur…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Seberapa Cepat Dehidrasi Akan Membunuh Seseorang?

Tidak ada prediktor yang dapat memastikan seberapa cepat dehidrasi akan membunuh seseorang. Kesehatan, cuaca dan tingkat aktivitas fisik individu bisa…

Kayu Manis Bantu Pembakaran Kalori

Kayu manis bisa disertakan dalam daftar senjata melawan obesitas menurut hasil studi yang dilakukan para peneliti University of Michigan di…

Mengenal Penyakit Endometriosis dan Fibroid

Zaskia Sungkar baru saja menjalani operasi endometriosis dan fibroid di Kuala Lumpur, Malaysia. Sebenarnya apa itu endometriosis dan fibroid? Endometriosis…