Menkes Ajak Para Lansia Untuk Terapkan Pola Hidup Sehat

Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek mengajak para lanjut usia (lansia) untuk menerapkan pola hidup sehat agar tetap bugar dan produktif di masa tua."Dengan menjaga pola hidup sehat maka kesehatan prima dapat diperoleh, dan lansia akan tetap aktif di usianya," katanya saat menghadiri Kongres Nasional VII Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia (Pergemi) di Padang, Sabtu."Menjaga pola hidup dapat menurunkan risiko penyakit degeneratif seperti hipertensi dan lain sebagainya," katanya.

Selain itu, ia juga mengajak para lansia untuk menghindari stres dengan istirahat cukup dan olahraga teratur."Konsumsi makan makanan bergizi, mempertahankan berat badan ideal, dan hindari merokok dan alkohol," katanya dikutip dari kantor berita Antara.

Selain melaksananan pola hidup sehat, para lansia juga perlu turun berperan dalam pembuatan kebijakan publik ramah lansia dan mengadakan kegiatan sosial keagamaan."Mengajak para lansia ikut aktif di berbagai kegiatan masyarakat seperti melakukan senam bersama dan mengikuti berbagai kegiatan lomba yang positif lainnya," ujarnya.

Disisi lain, Menteri Kesehatan juga mengatakan beban karena ketergantungan penduduk berusia lanjut (lansia) di Indonesia meningkat setiap tahunnya, sehingga diperlukan langkah untuk mengurai masalah itu agar tidak berkembang menjadi persoalan sosial."Akan menjadi kekhawatiran jika beban tersebut semakin membesar seiring pertambahnya jumlah dan proporsi lansia. Untuk itu, harus dipersiapkan agar warga lansia selama mungkin sehat, aktif, dan mandiri," katanya.

Ia menyebutkan untuk saat ini jumlah penduduk lansia terhitung 20 juta jiwa dan diperkirakan pada 2030 akan bertambah menjadi dua kali lipat menjadi 40 juta jiwa."Populasi lansia di Indonesia yang terus bertumbuh itu dikhawatirkan meningkatkan angka beban ketergantungan," ujarnya.

Dalam angka beban ketergantungan penduduk akan ada dimana usia produktif menanggung jumlah penduduk lansia.Angka rasio ketergantungan penduduk tua telah meningkat dari 10 persen tahun 2015 menjadi 20 persen pada 2035 di Indonesia. Itu berarti setiap 100 penduduk usia produktif menanggung 10 lansia dan akan terus bertambah hingga 20 lansia.

Menurut dia, berbagai program telah disiapkan untuk membuat lansia menjadi sehat, mandiri, dan aktif selama mungkin. Beberapa program tersebut, antara lain peningkatan Program Jaminan Kesehatan Masyarakat bagi lansia terlantar di panti jompo atau panti sosial, pelayanan Posyandu Lansia, Puskesmas Ramah atau Santun Lansia, dan Layanan Geriatri terpadu di beberapa rumah sakit."Dalam program ini diharapkan segala unsur pemerintahan dari kesehatan dan sosial mampu bekerja sama," katanya.

Ia mengatakan upaya peningkatan kesejahteraan lansia itu mengacu kepada Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2004 tentang Pelaksanaan Upaya Peningkatan Kesejahteraan Lanjut Usia."Pelayanan ini mencakup pelayanan keagamaan, pelayanan kesehatan, pelayanan prasarana umum, dan kemudahan dalam penggunaan fasilitas umum," ujarnya.

BERITA TERKAIT

RUU Ekonomi Kreatif Bukan Untuk Membatasi Inovasi

RUU Ekonomi Kreatif Bukan Untuk Membatasi Inovasi NERACA Jakarta - Rancangan Undang-Undang (RUU) Ekonomi Kreatif yang saat ini bakal dibahas…

KPK-KAI Ajak Masyarakat Banyumas Budayakan Antikorupsi

KPK-KAI Ajak Masyarakat Banyumas Budayakan Antikorupsi NERACA Purwokerto - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengajak…

XL Hadirkan Buku Audio Untuk Tuna Netra

Masih dalam rangka memperingati hari jadi ke-21, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) mempertegas berkomitmen kuat untuk mendukung penyediaan sarana…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Menkes Ingatkan Apotek dan Apoteker Hanya Jual Obat dengan Resep Dokter

Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengingatkan apoteker hanya menjual obat dengan resep dokter guna mencegah penyebaran obat ilegal dan penyalahgunaan obat.…

Anak Sekolah Paling Rentan Terkena DBD

Anak-anak sekolah menjadi kelompok yang paling rentan terkena penyakit demam berdarah dengue."Anak-anak dari pagi dan siang duduk dalam ruang kelas…

Kemenkes Jadikan Kulon Progo Lokasi Demonstrasi Vaksinasi HPV

Kementerian Kesehatan menjadikan Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), melaksanakan program demonstrasi vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV), pemicu kanker…