JAPFA Group Dukung Inisiasi Konservasi Daerah Pesisir Pesawaran

JAPFA Group Dukung Inisiasi Konservasi Daerah Pesisir Pesawaran

NERACA

Lampung - Delapan Anak perusahaan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) yang berlokasi di lampung bersama dengan PT So Good Food menginisiasi program konservasi daerah pesisir di propinsi lampung. Usaha tersebut dimulai di Desa Gebang, Kab. Pesawaran dengan melakukan penanaman magrove yang dihadiri oleh Wakil Bupati Pesawaran, Eriawan SH.

“Konservasi Ekosistem pesisir perlu didukung oleh banyak pihak, tidak hanya dilakukan oleh pemerintah dan LSM saja,” ujar Eriawan dalam kegiatan penanaman perdana Mangrove, Jumat (29/9).

“Kami mengapresiasi partisipasi JAPFA dan anak usahanya untuk turut serta dalam usaha penyelamatan ekosistem mangrove,” lanjutnya.

Setidaknya sejumlah 2.000 bibit mangrove ditanam di bibir pantai Desa Gebang seluas 2 hektar. Melalui kegiatan tersebut, JAPFA melalui unit usahanya mulai dari pabrik pakan ternak, pabrik pakan ikan dan udang, unit usaha pembibitan ayam, sapi dan udang; unit usaha penggemukan ayam dan sapi bersama-sama berkomitmen untuk menjaga kelestarian ekosistem pesisir pantai diawali dengan penanaman mangrove.

“Seluruh anak usaha JAPFA terlibat di dalam kegiatan ini, mulai Pabrik Pakan ternak JAPFA, Pabrik Pakan dan Hatchery STP (PT Suri Tani Pemuka), Pembibitan Sapi (PT Austasia Stockfeed), Penggemukan Sapi SANTORI (PT Santosa Agrindo), Pembibitan Ayam (Poultry Breeding Division), Penggemukan Ayam & Pengolahan Produk Ayam (PT Ciomas Adisatwa – Processing & Commercial Division), bersama dengan PT So Good Food yang berlokasi,” ujar Guantoro, Head of Unit Pabrik Pakan JAPFA Lampung.

Guantoro juga menjelaskan komitmen JAPFA berserta anak usahanya tersebut tidak hanya terhenti pada masa penanam tetapi juga akan berlanjut selama 4 bulan untuk memastikan mangrove yang ditanam bisa hidup. Upaya tersebut dilakukan JAPFA dengan melibatkan kelompok masyarakat di desa gebang yang didampingi oleh Mitra Bentala.

Pengelolaan Berkelanjutan

“Rusaknya mangrove di Kab. Lampung sudah cukup tinggi. Sehingga perlu dukungan dari semua pihak untuk dapat mengembalikan ekosistem pesisir pantai,” ujar Fiter Syahbuddin, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Propinsi Lampung.

“Perlu dukungan sektor swasta seperti JAPFA untuk bersama-sama mengembalikan ekosistem pesisir pantai di lampung,” imbuhnya.

Ekosistem mangrove di Lampung yang telah rusak jumlahnya cukup besar, diperkirakan mencapai hingga 70%. Upaya untuk mengembalikan ekosistem pesisir membutuhkan waktu yang lama. Menurut Fiter, setidaknya pembenahan ekosistem mangrove butuh waktu dari 5 hingga 10 tahun.

“Sebagai Perusahaan yang memiliki lokasi usaha di lampung, kami juga berkomitmen untuk turut serta mendukung kelestarian alam terutama konservasi ekosistem pesisir,” Ujar R. Artsanti Alif, Head of Social Investment & Corporate Communication JAPFA.

“Penanaman ini merupakan pijakan pertama bagi JAPFA untuk mendorong inovasi yang berkesinambungan untuk melakukan konservasi daerah pesisir,” lanjutnya.

Lebih lanjut Artsanti menjelaskan bahwa berbagai upaya yang dilakukan JAPFA merupakan bagian perwujuan komitmen perusahaan untuk Berkembang Menuju Kesejahteraan Bersama. Mohar

BERITA TERKAIT

Kemenperin Usul Tambah Anggaran Rp 2,57 Triliun - Dukung Industri 4.0

  NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian mengusulkan tambahan anggaran pada tahun 2019 kepada DPR RI sebesar Rp2,57 triliun. Anggaran tersebut…

Telkom Group Fasilitasi 3000 Pemudik Pulang Kampung

Menyambut Idul Fitri 1439 H 2018 TelkomGroup kembali menggelar Mudik Bareng TelkomGroup. Tidak kurang dari  3.000 pemudik  diberangkatkan dengan menggunakan…

Mudik Membangun Ekonomi Daerah

    NERACA   Jakarta - Momen hari raya Idul Fitri harus bisa menggerakkan ekonomi sektor riil di daerah-daerah yang menjadi…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pasca Libur Panjang, 92% Lebih PNS Kemenkop dan UKM Masuk Kerja

Pasca Libur Panjang, 92% Lebih PNS Kemenkop dan UKM Masuk Kerja NERACA Jakarta - Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi…

Zakat Idul Fitri Warga Depok Bisa Capai Rp8,6 Miliar - Meski Kondisi Ekonomi Prihatin

Zakat Idul Fitri Warga Depok Bisa Capai Rp8,6 Miliar  Meski Kondisi Ekonomi Prihatin NERACA Depok - Asisten Bidang Pemerintah, Hukum…

Perum Damri Palembang Siagakan 75 Bus

Perum Damri Palembang Siagakan 75 Bus NERACA Palembang - Perusahaan Umum Damri Cabang Palembang, Sumatera Selatan, menyiagakan 75 bus untuk…