Indah Kiat Bantah Cemarkan Lingkungan

Emiten produsen kertas, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (IKNP) membantah terhadap tudingan bila perusahaan melakukan pencemaran lingkungan. Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan IKNP, Heri Santoso dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menyatakan bahwa Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Biak telah melakukan evaluasi tehadap pengelolaan lingkungan hidup perusahaan.

Disebutkan, dari hasil evaluasi tersebut dinyatakan bahwa IKNP taat terhadap izin lingkungan. Lebih lanjut Heri mengungkapkan, jika KLHK dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Biak juga menyatakan apabila pemenuhan baku mutu airimbah terolah dan ambang batas emisi udara perusahaan masuk dalam kategori taat serta sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku. “Kami akan selalu mematuhi ketentuan dan aturan/perundangan yang berlaku, termasuk dalam hal pengelolaan lingkungan hidup," ungkapnya.

Sebagai informasi, tahun ini INKP membidik pertumbuhan penjualan sebesar 5%. Bila pada tahun lalu, berhasil membukukan penjualan sebesar US$ 2,72 miliar artinya tahun ini INKP membidik pendapatan berkisar US$ 2,86 miliar. Hingga kuartal dua 2017, pertumbuhan penjualan INKP diklaim masih linear dengan target. Manajemen berharap, penjualan tersebut bisa stabil sampai dengan akhir tahun nanti.

Pendapatan INKP selama ini berasal dari kontribusi penjualan pulp, kertas budaya, dan kertas industri serta lainnya. Pada 2016 misalnya, penjualan pulp memberikan kontribusi 32,27%, penjualan kertas budaya memberikan kontribusi 33,43%, dan penjualan kertas industri dan lainnya memberikan kontribusi 34,3%.

BERITA TERKAIT

Jalan di Cipaku Indah II Rusak

Kondisi jalan di Jl. Cipaku Indah II, Kelurahan Ledeng, Kecamatan Cidadap, Kotamadya Bandung, cukup buruk sehingga selain membahayakan pengguna jalan…

Indah Kiat Suntik Modal Anak Usaha

NERACA Jakarta – Danai pengembangan bisnis anak usaha, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) tambah modal dasar PT…

OCBC NISP Siap Biayai Proyek Berwawasan Lingkungan

      NERACA   Jakarta - Sehubungan dengan Komodo Bond yang baru diterbitkan IFC, Bank OCBC NISP mulai Selasa…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Waskita Karya Lunasi Obligasi Rp 350 Miliar

Lunasi obligasi jatuh tempo, PT Waskita Karya (Persero) Tbk telah mengalokasikan dana pembayaran pokok obligasi I Waskita Karya Tahap II…

Penjualan Fajar Surya Wisesa Tumbuh 50%

Hingga September 2018, PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW) membukukan penjualan bersih senilai Rp7,45 triliun atau meningkat 50% year on…

Dorong Pemerataan Infrastrukur - Lagi, Indonesia Infrastructure Week Digelar

NERACA Jakarta – Geliat pembangunan infrastruktur terus digenjot pemerintah dalam menunjang pertumbuhan ekonomi. Apalagi, infrastruktur dipandang sebagai fondasi yang perlu…