55 Desa di Sukabumi Kekeringan

55 Desa di Sukabumi Kekeringan

NERACA

Sukabumi - Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat hingga pertengahan September 2017 mencatat ada 55 desa mengalami kekeringan dan kesulitan air bersih.

"55 Desa tersebut berada di 24 kecamatan yang tersebar baik di wilayah selatan maupun utara Kabupaten Sukabumi," kata Kepala Pusat Pengendalian dan Operasi BPBD Kabupaten Sukabumi Yana Rusyana di Sukabumi, sebagaimana dikutip Antara, kemarin.

Adapun beberapa kecamatan yang mengalami kekeringan seperti Kecamatan Warungkiara, Bantargadung, Palabuhanratu, Cireunghas, Cisolok, Cibadak, Cikakak dan lain-lain. Untuk membantu warga yang mengalami kekeringan tersebut, BPBD sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak seperti PDAM, relawan, PMI, Polres Sukabumi dan beberapa lembaga lainnya.

Dari puluhan desa yang mengalami kekeringan tersebut ada yang sudah masuk kategori parah, sedang, ringan dan rawan. Selain itu, warga tidak hanya sulit mencari air bersih, tetapi beberapa lahan pertanian sudah mengalami kekeringan."Kami berupaya melakukan penanggulangan agar bencana kekeringan ini tidak meluas, maka dari itu seluruh stakeholder yang bersangkutan agar turun tangan ikut membantu dan mencarikan solusi yang tepat," tambah dia.

Yana mengatakan penanganan sementara untuk membantu warga yang kesulitan mendapatkan air bersih yakni dengan cara memasok air ke setiap daerah dengan menggunakan truk tangki. Penyaluran air bersih ini juga dibantu oleh Polres Sukabumi dan PMI Kabupaten Sukabumi.

Sementara, untuk penanggulangan lahan pertanian yang kekeringan, pihaknya mengupayakan sistem pompanisasi yang bekerjasama dengan Dinas Pertanian setempat. Namun, upaya itu bisa dilakukan jika di sekitar lahan pertanian masih ada sumber air seperti sungai dan lain-lain.

Sebelumnya diberitakan Neraca, delapan kecamatan di wilayah Kabupaten Sukabumi, mulai alami kesulitan air bersih. Guna mempercepat penanganan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi (Pemkab) Sukabumi, akan segera menetapkan status siaga darurat kekeringan.

"Dalam waktu dekat ini akan segera ditetapkan oleh bupati status siaga darurat kekeringan," terang Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Usman Jaelani, Senin (14/8). Ant/Ron

BERITA TERKAIT

Dishub Kota Sukabumi Rancang Angkot Eksklusif

Dishub Kota Sukabumi Rancang Angkot Eksklusif NERACA Sukabumi - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi, terus melakukan inovasi perkembangan transportasi. Satu…

Alfamart Mengajar di Sekolah - 39 Siswa SMKN 2 Kota Sukabumi Langsung Bekerja Setelah Lulus

Alfamart Mengajar di Sekolah 39 Siswa SMKN 2 Kota Sukabumi Langsung Bekerja Setelah Lulus NERACA Sukabumi - Sebanyak 39 siswa…

Alfamart Mengajar di Sekolah - 39 Siswa SMKN 2 Kota Sukabumi Langsung Bekerja Setelah Lulus

Alfamart Mengajar di Sekolah 39 Siswa SMKN 2 Kota Sukabumi Langsung Bekerja Setelah Lulus NERACA Sukabumi - Sebanyak 39 siswa…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Targetkan Satu Juta Pengunjung - Mandiri PRI 2017 Akan Jadi Ajang Pameran Unik dan Tak Terlupakan

Targetkan Satu Juta Pengunjung Mandiri PRI 2017 Akan Jadi Ajang Pameran Unik dan Tak Terlupakan NERACA Jakarta – Mandiri Pekan…

SiLPA Mencapai Rp600 Miliar Lebih - Piutang Tagihan PAD Depok Naik Rp442,9 M

SiLPA Mencapai Rp600 Miliar Lebih Piutang Tagihan PAD Depok Naik Rp442,9 M NERACA Depok - ‎Kondisi format APBD Kota Depok…

KSPPS/USPPS Bisa Kelola Dana Zakat dan Wakaf

KSPPS/USPPS Bisa Kelola Dana Zakat dan Wakaf NERACA Bogor - Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (KSPPS) dan Unit Simpan Pinjam…