OJK Palembang Dorong Pembukaan Cabang Bank Syariah

NERACA

Palembang - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Regional Sumatera Bagian Selatan mendorong pembukaan kantor cabang bank syariah untuk memperluas pangsa pasar di masyarakat yang sejauh ini hanya 5,3 persen. Direktur Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan Regional Sumatera Bagian Selatan, Sabil mengatakan, dari 33 bank yang beroperasi di Sumatera Selatan hanya ada tujuh bank syariah sedangkan yang sudah membuka unit syariah juga hanya tujuh bank.

"OJK mendorong bank syariah berekspansi dengan membuka kantor cabang karena sedikitnya jaringan perbankan syariah di masyarakat juga menjadi salah satu penyebab rendahnya 'market share'," kata Sabil, seperti dikutip Antara, kemarin. Ia mengatakan perbankan syariah telah muncul di masyarakat sejak tahun 1992, meski demikian pertumbuhannya sangat lambat atau masih kalah dengan perbankan konvesional.

Data terakhir menunjukkan pertumbuhan perbankan syariah hanya 7,8 persen, sementara perbankan konvensional mampu berada di atas 10 persen. Untuk itu, OJK sebagai pengawas, pembuat regulasi, dan sekaligus pelindung konsumen mengeluarkan sejumlah regulasi untuk mendorong pertumbuhan perbankan syariah.

Salah satunya terkait persyaratan modal mendirikan bank dan membuka kantor cabang. Jika pendirian bank umum ditetapkan harus memiliki modal Rp3 triliun maka bank syariah cukup Rp1 trilun. Demikian pula dengan ketentuan penyediaan modal inti bagi bank syariah yang ingin membuka kantor cabang juga dipermudah OJK.

"Bank umum harus ada alokasi modal inti, sementara bank syariah jika sudah terpenuhi satu kali maka dapat langsung membuka kantor cabang," kata dia. Meski lambat, menurut Sabil, jika dibandingkan tahun lalu maka pertumbuhan perbankan syariah pada 2017 tergolong lebih baik. Pada Juni 2017, total asset perbankan syariah mencapai 7,2 triliun atau tumbuh 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Selain itu, peluang untuk tetap tumbuh sejatinya tetap terbuka khususnya di Sumsel karena daerah ini memiliki tingkat literasi keuangan di atas rata-rata nasional yakni 31,64 persen dari 29,7 persen berdasarkan hasil hasil survei OJK tahun 2016. "Artinya, membuka cabang di Palembang, dan kota-kota lain di Sumsel menjadi suatu peluang bagi perbankan syariah, apalagi kota ini tumbuh pesat dalam lima tahun terakhir," kata Sabil.

Salah satu perbankan yang baru saja buka kantor cabang syariahnya yaitu PT Bank BCA Syariah. Presiden Direktur BCA Syariah John Kosasih mengatakan, perluasan jaringan cabang di luar Jawa merupakan salah satu strategi perusahaan untuk optimalisasi layanan serta mencapai target pertumbuhan bisnis 2017. Untuk wilayah Sumatera, BCA Syariah telah membuka kantor cabang di Medan di awal tahun 2017.

"Palembang merupakan salah satu kota dengan perkembangan ekonomi cukup pesat di Sumatera. Kami berharap kehadiran BCA Syariah di Palembang dapat menjadi solusi bagi kebutuhan masyarakat akan produk perbankan syariah," kata John. Pada tahapan awal ekpansinya di Palembang ini, BCA Syariah akan fokus membidik nasabah perbankan konvensionalnya karena permintaan untuk membuka layanan syariah sebenarnya juga bersumber dari permintaan nasabah loyal BCA.

Hal ini terbukti pada semester I/2017 mencapai hasil positif, total asset BCA Syariah mencapai Rp5,43 triliun atau naik 25,02 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2016 (yoy). Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) menjadi salahsatu faktor yang memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan assset tersebut. Tercatat peningkatan DPK mencapai Rp4,24 triliun atau tumbuh sebesar 31,79 persen (year on year/yoy). Sementara penyaluran pembiayaan BCA Syariah mencapai Rp3,88 triliun atau tumbuh sebesar 21,09 persen (yoy).

BERITA TERKAIT

OJK Dorong BPD Lakukan Spin Off Unit Syariahnya

    NERACA   Pontianak - Direktur Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional Kalimantan, M Nurdin Subandi mengatakan, sampai saat…

Bank Banten Dukung GPN Bank Indonesia

Bank Banten Dukung GPN Bank Indonesia NERACA Cilegon - PT Bank Pembangunan Daerah Banten, Tbk (Bank Banten), selaku bank milik…

OJK Raih WTP dari BPK

    NERACA   Jakarta - Laporan keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

CIMB Group Jaring Talenta Bidang Digital

  NERACA   Jakarta - CIMB Group Holdings Berhad (CIMB Group) menyelenggarakan CIMB 3D Conquest, kompetisi yang bertujuan mendapatkan dan…

Persiapan Pertemuan IMF – World Bank Hampir Matang

      NERACA   Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhur Binsar Pandjaitan mengatakan persiapan penyelenggaraan Pertemuan Tahunan IMF-World…

Mandiri Utama Finance Luncurkan Produk Syariah

      NERACA   Jakarta – Melihat potensi pasar yang besar, PT Mandiri Utama Finance (MUF) meluncurkan produk pembiayaan…