Obligasi Jasa Marga Bakal Dirilis November

Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno mengatakan, PT Jasa Marga Persero Tbk (JSMR) segera menerbitkan obligasi global berbasis rupiah senilai Rp2 triliun-Rp3 triliun.”Persiapan penerbitan sudah dilakukan, tinggal menunggu hasil rating lembaga pemeringkat skala internasional seperti Moody's dan Standar & Poor serta lainnya. Jika rating selesai diharapkan terbit November 2017," ujarnya di Magelang, kemarin.

Menurut Rini, alasan Jasa Marga menerbitkan surat utang luar negeri berbasis rupiah untuk mengurangi risiko valuta asing.”Risiko fluktuasi valuta asing dilemparkan saja ke investor karena jika dalam denominasi dolar AS akhirnya risiko itu ada di kita,"kata Rini.

Untuk menjaring minat investor membeli obligasi global rupiah tersebut, tambahnya, Jasa Marga sudah melakukan "non deal roadshow" atau semacam penawaran tidak mengikat kepada calon investor di luar negeri.”Semoga penilaian dari lembaga rating bisa selesai Oktober 2017 sehingga sekaligus dapat ditawarkan kepada investor sekitar November 2017," paparnya.

Sementara itu, Direktur Utama Jasa Marga, Desi Arryani mengatakan, "non deal roadshow" dilakukan antara lain ke negara Asia seperti Hongkong dan Singapura dengan respons yang menggembirakan dari investor.”Sambil menunggu rating, kami persiapkan semua proses penerbitan obligasi sehingga pada saat yang tepat bisa menarik bagi pasar,"kata Desi.

BERITA TERKAIT

Jasa Raharja Berikan Santunan Korban Kapal KM Fungka Permata V

  NERACA   Sulteng – PT Jasa Raharja (Persero) bergerak cepat dengan memberikan santunan kepada korban terbakarnya Kapal KM Fungka…

Pefindo Naikkan Peringkat Antam Jadi A- - Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menaikan peringkat PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan Obligasi I (2011) menjadi…

Penjualan Marga Abhinaya Terkoreksi 50%

NERACA Jakarta - PT Marga Abhinaya Abadi Tbk (MABA) membukukan penjualan dan pendapatan di semester pertama 2018 turun 50% menjadi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kondisi Ekonomi Masih Baik - Minat Perusahaan Untuk IPO Tetap Tinggi

NERACA Jakarta - Nilai tukar rupiah yang sempat mengalami depresiasi cukup dalam dan memberikan sentimen negaif terhadap kondisi indeks harga…

Debut Perdana di Pasar Modal - Saham PANI Oversubscribed 14 Kali

NERACA Jakarta – Di tengah rapuhnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dan juga terkoreksinya indeks harga saham gabungan (IHSG)…

Investor Summit 2018 Sambangi Surabaya

Rangkaian acara paparan publik dari perusahaan tercatat secara langsung di 8 kota Investor Summit 2018 kembali berlanjut dengan tujuan kota…