Intiland Targetkan Penjualan Lahan 15 Hektar

Pada tahun depan, pengembang kawasan industri Ngoro Industrial Park (NIP), PT Intiland Development Tbk (DILD) mengharapkan mampu menjual hingga 15 hektare (ha) lahan kepada investor perusahaan yang bergerak di bidang produk konsumen.”Saat ini lahan yang tersedia masih sekitar 90 ha. Tambahan penjualan lahan kami harapkan pada tahun depan karena saat ini kami sudah memenuhi target penjualan lebih dari 20 ha," kata Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland, Archied Noto Pradono di Jakarta, kemarin.

Target penjualan DILD tahun ini tercipta melalui PT Toyota Astra Motor (PT TAM) yang memulai pembangunan fasilitas logistik yang terpadu (integrated logistic facility) berkapasitas 6.500 kendaraan. Tujuannya tidak lain yakni untuk meningkatkan pelayan pasokan mobil baru dan suku cadang untuk pelanggan di Jawa Timur dan Bali.

Proyek kontruksi integrated logistic facility tersebut dibangun di atas tanah seluas 20,3 hektar di kawasan Ngoro Industri Persada (NIP) Desa Kutogirang, Kecamatan Ngoro,Kabupaten Mojokerto. Dari penjualan itu DILD meraup Rp386 miliar. Sebelum kesepakatan dengan TAM, perseroan juga memasarkan lahan industri ke perusahaan domestik yang bergerak di bidang perabotan rumah tangga, seluas 2,7 hektar dengan nilai sekitar Rp50 miliar.

NIP merupakan kawasan industri terpadu seluas 500 hektare yang berlokasi di kecamatan Ngoro, Mojokerto. Kawasan ini cukup strategis dengan akses ke pelabuhan Tanjung Perak dan bandar udara Juanda, Surabaya.

BERITA TERKAIT

DPRD Jabar Targetkan Raperda Kewirausahaan Disahkan Akhir 2018

DPRD Jabar Targetkan Raperda Kewirausahaan Disahkan Akhir 2018 NERACA Bandung - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat menargetkan rancangan…

Pemerintah Tetapkan Hasil Penjualan SBR004 Rp7,3 Triliun

    NERACA   Jakarta - Pemerintah menetapkan hasil penjualan Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR004 sebesar Rp7,3 triliun dengan…

Bupati Sukabumi Tidak Merekomendasi Perluasan Lahan Sawit

Bupati Sukabumi Tidak Merekomendasi Perluasan Lahan Sawit  NERACA Sukabumi - Bupati Sukabumi Marwan Hamami menegaskan pihaknya tidak akan mengeluarkan rekomendasi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Model Bisnis Sangat Potensial - Digitaraya Jadi Investor Strategis Pertama Passpod

NERACA Jakarta – Keseriusan PT Yelooo Integra Datanet (Passpod) untuk segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), menarik banyak perhatian…

Lagi, BEI Suspensi Saham Mahaka Media

Lagi, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA) pada perdagngan saham Rabu (19/9).…

Obligasi Masih Ramai di Sisa Akhir Tahun

NERACA Jakarta – Meskipun dihantui sentimen kenaikan suku bunga, potensi pasar obligasi dalam negeri hingga akhir tahun masih positif. “Dengan…