Tips Perawatan Mobil Esemka

Sabtu, 21/01/2012

Mobnas Esemka merupakan Mobil Rakitan Buah karya pelajar Smk negri 2 Surakarta.spesifikasi esemka rajawaliini adalah menggunakan mesin bensin dengan kapasitas silinder 1.800 cc, 2.000 cc dan 2.200 cc, serta mesin diesel 2.500 cc. Esemka Rajawali memiliki kisaran harga Rp140 juta sampai dengan Rp175 juta.

Sementara yang di pake sebagai mobil dinas wali kota Solo, Jokowi adalah jenis mobil esemka rajawali dengan kapasitas silinder 1.500 cc dengan empat silinder plus sistem bahan bakar injeksi. Sebelumnya Mobnas Esemka ini pernah menyita perhatian saat ikut serta dalam pameran Pendidikan Nasional pada tahun 2009, dan ternyata kini Esemka kembali menyita perhatian setelah Walikota solo memakainya sebagai kendaraan dinas.

Basic mesin Esemka Rajawali ini adalah KIA, yang dulunya di pakai untuk mobil Timor. Mesin ini bisa menghasilkan 105 tenaga kuda pada putaran mesin 5.500 rpm, Esemka Rajawali mampu memuat tujuh penumpang dengan fitur-fitur terkini seperti power window, AC dual zone, power steering, central lock, sistem audio dengan CD, dan juga sudah dilengkapi dengan sensor parkir.

Merawat mobil ini, memang gampang-gampang susah. Salah sedikit saja, akibatnya bisa fatal. Selain itu, kalau dipaksakan harus diserahkan pada montir atau bengkel, mungkin terlalu banyak biaya yang harus dikeluarkan. Karenanya, cara hemat dan praktis merawat mobil Esemka ini, terletak pada kemauan dan keuletan kita sendiri dalam melakukannya. Untuk itu, beberapa tips dan trik merawat mobilyang di bandrol dengan harga Rp140 juta sampai dengan Rp175 juta ini.

* Periksalah Komponen Mobil

Sebelum bepergian jauh, ada baiknya kita selalu memeriksa seluruh komponen mobil. Mulai dari komponen sistem pembakaran, sistem pengapian, sistem kelistrikan dan dinamo starter.

Pada sistem pembakaran, komponen yang perlu diperhatikan adalah tangki, pompa dan saringan bahan bakar. Sebab, dari sinilah, kendaraan yang kita pakai akan mulai bergerak dan mengatur sistem lainnya. Jangan lupa, karburator juga perlu diperhatikan. Karena komponen inilah yang akan mengatur sistem emisi gas buang dari rangkaian knalpot. Pemeriksaan terhadap komponen-komponen ini, penting untuk mencegah terjadinya kerusakan atau kebocoran pada tangki.

Begitu juga dengan sistem pengapian, hendaknya dilakukan pengecekan dan penyetelan secara berkala. Hal ini untuk memastikan, sistem platina dan busi bekerja secara efektif sehingga menimbulkan api yang menghubungkan dengan sistem lainnya. Jangan sampai busi menjadi kotor dan berwarna kecoklat-coklatan yang menandakan busi sudah dalam keadaan kurang normal, karenanya perlu dilakukan penggantian.

Pastikan, komponen sistem kelistrikan berfungsi dengan baik. Perhatikan kabel-kabel yang menghubungkan antara yang satu dengan yang lainya saling berkaitan dan tidak ada kabel yang terkelupas atau terputus. Hal ini, agar tidak menyebabkan terjadinya korsleting yang dapat menyebabkan kendaraan berjalan tidak optimal dan bisa terbakar. Apalagi disaat hujan, hal tersebut akan sangat membahayakan.

Dinamo starter, juga perlu mendapat perhatian khusus. Karena melalui alat ini, mulai dari sistem pembakaran, sistem pengapian dan sistem kelistrikan akan berjalan, ketika kita menghidupkan kendaraan. Jangan sampai, gara-gara dinamo atau aki kendaraan tidak berfungsi, kendaraan menjadi mogok di jalan.

* Hidupkan atau panaskan kendaraan Anda setiap saat sebelum melakukan perjalanan. Hal ini berguna agar seluruh komponen kendaraan berjalan optimal. Pemanasan yang dilakukan sebelum melakukan perjalanan, akan mempercepat proses sistem pembakaran dan pengapian pada seluruh komponen.

* Bersihkanlah kendaraan Anda dari debu atau kotoran yang menempel pada bodi kendaraan.

* Gunakan shampoo yang benar-benar cocok untuk kendaraan Anda. Hindari penggunaan shampoo yang mengandung zat kimia berlebihan, karena dapat merusak warna cat kendaraan Anda.

* Pada saat musim hujan, air hujan yang tersisa jangan langsung di di lap. Sebab, air hujan mengandung garam. Jika langsung di lap, hal itu akan mengakibatkan cat warna mobil akan tergores. Karenanya, basahilah kendaraan dengan sedikit air, lalu mengeringkannya dengan alat pengering yang bersih pula.

* Jangan meninggalkan kotoran pada bodi mobil lebih dari tiga hari. Sebab, hal itu dapat mengakibatkan timbulnya jamur, dan mobil jadi berkarat.

* Bersihkan mobil Anda secara menyeluruh.

* Gunakan spare-part kendaraan yang asli. Jangan asal murah, tapi kualitasnya rendah. Hal ini dapat menyebabkan keausan pada komponen lainnya.

Pemeriksaan Umum Pada Mobil Esemka

Pemeriksaan umum yang sebaiknya dilakukan setiap 2-3 bulan, mobil sudah lama tidak digunakan atau setelah menempuh perjalanan panjang:

# Eksterior dan Interior: Bersihkan bagian eksterior dan interior kendaraan dari kotoran-kotoran. Bila terlalu lama menempel, kotoran-kotoran tersebut bisa mengeras dan mengakibatkan cat body (eksterior) kendaraan kusam dan cacat. Pada bagian interior, kotoran yang tidak dibersihkan akan menimbulkan bau tak sedap.

# Ban: Periksa kondisi kembang ban dan tekanan anginnya. Jangan lupa normalkan kembali tekanan angin ban (sebelum melakukan perjalanan panjang biasanya pengendara menambah tekanan angin untuk menghindari terjadinya hydroplanning).

# Air: Periksalah air-air pada aki, air radiator, dan air washer wipper dari kemungkinan berkurang. Tambahkan bila jumlahnya di bawah batas minimum.

# Oli: Periksalah oli-oli pada mesin, persneling, gardan, power steering, rem, kopling. Cek kualitas dan kuantitasnya seperti yang pernah dilakukan saat mempersiapkan perjalanan panjang.

# Mesin: Periksa tenaga mesin dan suara-suara yang timbul di mesin. Apakah masih normal atau tidak? Anda perlu memberi perhatian lebih serius kalau tenaga mesin terasa berkurang dari biasanya dan banyak muncul suara-suara tidak normal. Bila muncul gejala-gejala ini, sebaiknya bawa kendaraan Anda ke bengkel.

# Penggerak-penggerak: Periksa kopling, persneling, kopel, gardan, as, bearing roda, termasuk juga roda-roda. Dengarkan baik-baik apakah muncul suara-suara yang tidak normal saat kendaraan bergerak.

# Lampu-lampu: Periksa semua lampu kendaraan Anda dari kemungkinan putus. Penggunaan lampu yang lebih lama dan frekuensi yang lebih tinggi lebih memperbesar kemungkinan terjadinya kerusakan.