Panin Sekuritas Tangani Dua Klien Untuk IPO

Maraknya perusahaan yang listing di semester kedua tahun ini, dirasakan betul PT Panin Sekuritas Tbk. Pasalnya, perusahaan manajer investasi ini kebanjiran order atau pesanan untuk menjadi penjamin perusahaan yang bakal melakukan penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO). Selain itu, Panin juga sedang mempersiapkan penerbitan obligasi untuk satu perusahaan lainnya.

Kata Direktur Panin Sekuritas, Prama Nugraha, saat ini dalam pipeline Panin masih ada tiga perusahaan yang akan melakukan aksi korporasi. Satu diantaranya adalah perusahaan perekebunan.”Kita ada rencana satu proses juga IPO, mungkin akhir tahun baru proses OJK,"ujarnya di Jakarta, kemarin.

Perusahaan tersebut menurut Prama akan menggunakan laporan keuangan September 2017 untuk IPO. Dengan demikian, targetnya pada awal tahun depan perusahaan ini akan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Disamping itu, menurut Prama masih ada dua perusahaan lagi yang juga sedang mempersiapkan aksi korporasi. Satu diantaranya akan melaksanakan IPO dan satu lainnya sedang mempersiaokan penerbitan obligasi. "Kami lebih banyak ke swasta, sektornya kita lebih ke finance,”tuturnya.

Dirinya pun menyebutkan bahwa Panin mulai ambil ancang-ancang untuk menarik perusahaan kecil menengah untuk melantai di bursa. "Kami baru diskusi untuk startup yang bukan digital. Perusahaan yang size-nya medium, tapi bukan e-commerce,"ujarnya.

Akhir pekan lalu, Panin Sekuritas baru saja menggelar bookbuilding untuk penawaran umum perdana saham PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk. Adapun dana yang diincar oleh perusahaan asuransi tersebut adalah sekitar Rp 31 miliar-Rp 37 miliar.

BERITA TERKAIT

Presiden: Indonesia Negara Paling Aktif Tangani Korupsi

Presiden: Indonesia Negara Paling Aktif Tangani Korupsi NERACA Jakarta - Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa Indonesia adalah salah satu negara…

Sriboga Raturaya Bidik Dana US$ 150 Juta - Gelar IPO di Semester Satu 2018

NERACA Jakarta - Minat perusahaan untuk mencatatkan sahamnya di pasar modal cukup besar, kali ini datang dari pengelola jaringan resto…

Pasar IPO Tahun Depan Penuh Tantangan - Dihantui Pengetatan Likuiditas

NERACA Jakarta – Mendorong pertumbuhan kapitalisasi di pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) masih mengandalkan pertumbuhan jumlah emiten di…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

MCAS Bukukan Penjualan Rp 1,1 Triliun

PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) sepanjang sebelas bulan pertama tahun ini mengantongi angka penjualan sebesar Rp1,1 triliun atau meningkat…

Generali Meriahkan Insurance Festival 2017

Sebagai wujud dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan literasi dan inkluasi keuangan, Generali Indonesia turut meramaikan Insurance Festival 2017 yang…

WTON Targetkan Pendapatan Tumbuh 20%

Optimisme tahun depan akan jauh lebih baik kondisi perekonomian dalam negeri, memacu PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) menargetkan pertumbuhan…