BEI Lelang Saham Jakarta Securities

NERACA

Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, 2 Oktober 2017 akan melakukan pelelangan saham bursa milik PT Jakarta Securities. Kata Direktur Pengembangan BEI, Niky Hogan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin, persyaratan dan tata cara menjadi peserta lelang adalah sebagaimana diatur dalam ketentuan angka, peraturan nomor III-H tentang pelelangan dan pembelian kembali saham Bursa (lampiran keputusan Direksi PT BEI Nomor : Kep-00075/BEI/09-2016 tanggal 16 September 2016).

Selain itu, setiap peserta lelang harus terlebih dahulu memenuhi syarat menjadi Anggota Bursa Efek sebagaimana diatur dalam peraturan Bursa Nomor III-A tentang Keanggotaan Bursa (Lampiran Keputusan Direksi PT BEI Nomor : Kep-00401/BEI/12-2010 tanggal 28 Desember 2010). Adapun lelang saham ini akan dilakukan pada pukul 14.00 WIB di Ruang Rapat Reksadana C Gedung BEI lantai 4, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190.

Permohonan untuk menjadi peserta lelang dengan melampirkan surat konfirmasi dari Bursa untuk melakukan pembelian saham bursa diajukan selambat-lambatnya 20 September 2017 pukul 17.00 WIB. Lelang kursi Anggota Bursa (AB) yang disampaikan BEI sampai saat ini belum berhasil diserap langsung oleh perusahaan manajer investasi. Tengok saja, BEI berkali-kali melelang sembilan kursi anggota bursa (AB) belum juga direspon positif pasar. Terakir, BEI melakukan lelang pada 3 Januari 2017 mendatang.

Kala itu, kursi AB yang dilelang yakni milik Patalian Water Securindo, United Asia Securities, Antaboga Deltasekuritas Indonesia, Signature Capital Indonesia, Sarijaya Permana Sekuritas, Dinar Sekuritas, Bapindo Bumi Sekuritas, dan Financorpindo Nusa, dan Majapahit Inti Corpora Tbk. B merupakan pelaku pasar modal sekaligus pemegang saham PT Bursa Efek Indonesia. Perusahaan sekuritas yang menjadi AB dapat melakukan tiga bidang kegiatan, yakni, penjamin emisi (underwriter), perantara pedagang efek (brokerage), dan manajer investasi atau pengelola dana nasabah, seperti reksa dana.

BERITA TERKAIT

Saham ALTO Masuk Pengawasan BEI

NERACA Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) saat ini tengah mencermati perdagangan saham milik PT Tri Banyan Tirta Tbk…

Indeks Kemudahan Berbisnis Di Jakarta Turun Dua Peringkat

    NERACA   Jakarta - Indeks Kemudahan Berbisnis (Ease of Doing Business/EoDB) yang baru dirilis Asia Competitiveness Institute (ACI)…

Desa Nabung Saham Hadir di Timika dan Lombok - Bidik Investor di Pedalaman

NERACA Jakarta – Perluas penetrasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus berupaya untuk mengajak masyarakat Indonesia berinvestasi di…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Danai Pembangunan Infrastruktur - Tiga Kabupaten di Jateng Terapkan Obligasi Daerah

NERACA Semarang - Pemerintah daerah di 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah (Jateng) didorong untuk menggunakan obligasi sebagai salah…

Obligasi Sulsel Tunggu Peringkat Pefindo

Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional Sulawesi Maluku Papua (Sulampua), Indiarto Budiwitono mengatakan, penerbitan obligasi…

Kebut Ekspansi Bisnis - MCAS Miliki 14,81% di MatchMove Indonesia

NERACA Jakarta - PT M cash Integrasi Tbk (MCAS) dan induk usahanya, PT Kresna Graha Investama (KREN), meresmikan kerja sama…