Menko PMK: Indonesia Bergotong Royong Memberi Bantuan Kemanusiaan untuk Rohingya

Menko PMK: Indonesia Bergotong Royong Memberi Bantuan Kemanusiaan untuk Rohingya

NERACA

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani menyatakan masalah kemanusiaan yang menimpa pengungsi Rohingnya di Myanmar menjadi tanggung jawab kita semua. Wujud nyata perhatian pemerintah dan masyarakat Indonesia, adalah dengan melakukan berbagai penggalangan bantuan secara bergotong royong untuk disalurkan kepada pengungsi Rohignya.

Menurutnya, semangat dan sikap gotong royong ini sangat penting karena inilah jati diri bangsa Indonesia."Saya selaku Menko PMK atas nama pemerintah dan pribadi, mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarmya kepada seluruh komponen masyarakat Indonesia atas bantuan yang telah diberikan," katanya di Jakarta, Rabu (13/9).

Ia melanjutkan, bantuan kemanusiaan yang dikirim Indonesia ini adalah wujud konsistensi dalam membantu pengungsi Rohingya.

Berhubungan dengan bantuan, Menko Puan juga telah meminta jajaran kementerian di bawahnya untuk berperan aktif dalam menyalurkan bantuan kepada para pengungsi, seperti kebutuhan akan bantuan kesehatan yang sangat mereka butuhkan saat ini.

"Saya telah mengkoordinasikan Kemenkes dan BNPB untuk memberikan bantuan bagi pengungsi Rohingya yang saat ini berada dalam kondisi yang serba kekurangan," tegasnya.

Pengiriman bantuan kepada pengungsi Rohignya ini merupakan perwujudan dari upaya diplomasi aktif Indonesia yang telah dilakukan Presiden Jokowi melalui Menteri Luar Negeri.

Namun Puan mengakui, segala bentuk bantuan yang dikumpulkan dan disalurkan ke pengungsi tidak akan menyelesaikan masalah yang terjadi di Myanmar, tapi diperlukan solusi menyeluruh yang dapat menyelesaikan masalah kemanusiaan ini secara permanen.

"Pemerintah Indonesia juga akan terus mendorong agar ada solusi yang permanen terhadap krisis di Rakhine state, Myanmar, terutama pada masalah kemanusiaan," pungkas Puan. Mohar

BERITA TERKAIT

Perluas Kontribusi Untuk Pemuda Indonesia - Peringati Satu Dekade ISYF

NERACA Jakarta - Salah satu syarat terpenting dalam membangun bangsa yang besar adalah mengembangkan dan memberdayakan kalangan pemuda dan generasi…

Pawai Obor AG 2018 Ikut Promosikan Pariwisata Indonesia

  Oleh : Agnes Ayu Permata, Mahasiswi Universitas Parahyangan Bandung Pawai obor menjadi agenda yang saat ini tengah dilakukan di…

Indonesia Harus Komitmen Hapus Hambatan Non Tarif

NERACA Jakarta – Indonesia harus menunjukkan komitmen dan keseriusannya dalam mentaati perjanjian dagang internasional, salah satunya melalui penghapusan hambatan non…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

Geo Dipa Minta Pengadilan Tolak Permohonan Bumigas

Geo Dipa Minta Pengadilan Tolak Permohonan Bumigas NERACA Jakarta - Kuasa hukum perusahaan BUMN panas bumi PT Geo Dipa Energi…

Penghapusan Bukuan Kredit Tak Langsung Cerminkan Kerugian - Sidang Lanjutan Kasus BLBI

Penghapusan Bukuan Kredit Tak Langsung Cerminkan Kerugian Sidang Lanjutan Kasus BLBI NERACA Jakarta - Bankir senior yang juga mantan Ketua…

Menkumham: Nurbaningsih Cakap Menjadi Hakim MK

Menkumham: Nurbaningsih Cakap Menjadi Hakim MK NERACA Jakarta - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly menilai Enny Nurbaningsih…