Infrastruktur di Lebak Rusak Diterjang Banjir

Lebak - Sarana infrastuktur jalan dan jembatan di Kabupaten Lebak, Banten rusak diterjang banjir Jumat (13/1) akibat luapan Sungai Ciujung, Ciberang, Cisimeut, Ciliman dan Cimoyan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Muklis, Rabu, menyebutkan, sekitar 26 titik jalan dan jembatan, termasuk jembatan gantung rusak diterjang banjir.

Kerusakan infrastuktur itu tersebar di delapan kecamatan antara lain adalah Kecamatan Cipanas, Cimarga, Leuwidamar, Cibeber, Sobang, Cijaku, Kalanganyar, Cigemblong dan Wanasalam.

Dengan kerusakan jalan dan jembatan, katanya, tentu berdampak terhadap perekonomian masyarakat.

"Kami berharap kerusakan jalan dan jembatan itu bisa segera diperbaiki," katanya.

Menurut dia, kerugian infrastuktur jalan dan jembatan yang disebabkan banjir enam hari lalu hingga kini masih dalam pendataan dan dipastikan mencapai miliaran rupiah. Pendataan kerusakan jalan dan jembatan, kata dia, hingga kini masih dilakukan oleh Dinas Bina Marga Kabupaten Lebak.

Kemungkinan kerusakan infrastuktur jalan dan jembatan akibat banjir tersebut jumlahnya bertambah.

"Memang, banjir yang menerjang sarana fisik itu cukup besar dibandingkan banjir 2010," ujarnya menjelaskan.

Ia menjelaskan, sebagian besar jalan dan jembatan yang rusak akibat longsoran tanah itu lokasinya berada di daerah aliran sungai dan kontur tanah labil setelah diguyur hujan terus menerus.

Karena itu, katanya, warga yang tinggal di daerah tersebut diminta waspada jika hujan deras guna menghindari korban jiwa.

"Kami selalu menyampaikan imbauan guna mengantisipasi korban jiwa akibat bencana alam," katanya.

Sementara itu, Herman, warga Desa Sangiangtanjung, Kecamatan Kalanganyar mengeluhkan kerusakan jembatan gantung di wilayahnya sehingga jika pergi ke Rangkasbitung terpaksa menempuh jarak sekitar empat kilometer.

"Dengan rusaknya jembatan gantung itu tentu biaya angkutan naik dua kali lipat," katanya.

BERITA TERKAIT

Banjir Pujian atas Suksesnya Asian Para Games 2018

    Oleh: Shenna Faradila, Pemerhati Sosial Kemasyarakatan   Pagelaran ajang olahraga disabiltas terbesar di Asia, yakni Asian Para Games…

Program Pemerintah Pusat Berdampak Lebak Surplus Beras

Program Pemerintah Pusat Berdampak Lebak Surplus Beras NERACA Lebak - Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, tahun 2018 hingga September surplus beras…

Bencana dan Infrastruktur

  Oleh: Dr. Edy Purwo Saputro, MSi Dosen Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Solo Bencana beruntun yang terjadi di republik ini menyisakan…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Menteri LHK: PLTA Batangtoru Tidak Ganggu Orangutan

Menteri LHK: PLTA Batangtoru Tidak Ganggu Orangutan NERACA Jakarta – Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Batangtoru, Tapanuli Selatan,…

Sampoerna Dukung Pemberdayaan UKM di Indonesia

Sampoerna Dukung Pemberdayaan UKM di Indonesia NERACA Jakarta – Pemberdayaan sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di terus dilakukan di…

KOTA SUKABUMI - Tahun Ini, Kemungkinan Besar 10 Perda Tuntas dari 15 Raperda

KOTA SUKABUMI  Tahun Ini, Kemungkinan Besar 10 Perda Tuntas dari 15 Raperda NERACA Sukabumi - Dari target 15 Rancangan Peraturan…