Antam Gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing - Bantu Warga Kurang Mampu di Kalbar

Tingginya penderita bibir sumbing di Indonesia, masih mejadi masalah serius bagi pemerintah. Bahkan ironisnya, penderita bibir sumbing kebanyakan dari anak-anak. Setidaknya 9500 anak terdeteksi mengindap bibir sumbing dan celah langit. Faktanya satu dari 1.000 kelahiran hidup anak mengalami kelainan celah bibir. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, prevalensi anak usia 24-59 bulan mengidap satu jenis kelainan yang mencapai 0,53%, dengan 0,08% di antaranya ditempati anak-anak yang mengidap bibir sumbing.

Berangkat dari kepedulian pada penderita bibir sumbing dan juga bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR), PT Antam (Persero) Tbk (ANTM) bekerja sama dengan Smiletrain menggelar bakti sosial berupa operasi bibir sumbing gratis di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalimantan Barat (Kalbar).

General Manager UBP Bauksit PT Antam (Persero) Tbk, Bambang Trisilo Cahyo Kusumo mengatakan, selain kegiatan operasi bibir sumbing, Antam juga melaksanakan kegiatan di wilayah Sanggau untuk mendukung Pemkab Sanggau mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, lingkungan dan sosial budaya.”Kami inikan perusahaan BUMN hadir untuk negeri dan dalam rangka HUT ke-72 RI, kami telah menjalankan beberapa program, salah satunya ialah kami mengelar operasi bibir sumbing gratis bekerja sama dengan Polri dan Smiletrain yang memang punya program juga seperti ini," ujarnya di Pontianak, kemarin.

Dirinya menuturkan, operasi bibir sumbing gratis itu dilakukan bagi keluarga kurang mampu khusus di wilayah operasional Antam dan Kalbar umumnya.”Kegiatan seperti ini selain di unit Bauksit Kalbar juga kami gelar di beberapa unit bisnis pertambangan Antam lainnya, yakni di UBP emas pongkor di Jawa Barat, UBP nikel di Maluku Utara, dan UBP nikel di Sulawesi Utara dengan total peserta sebanyak 89 orang," paparnya.

Adapun masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut, sebagai pasien operasi bibir sumbing, se-Kalbar yakni berjumlah 32 orang pasien dengan umur mulai dari lima bulan hingga 28 tahun.”Mereka berasal dari wilayah operasional Antam, yaitu dari Kecamatan Tayan, Kabupaten Sanggau sebanyak 19 orang, dan Kabupaten Mempawah dua orang. Dan sisanya dari daerah lainnya seperti Sekadau, Sintang, Sambas dan Singkawang," katanya.

Dia menambahkan, kegiatan bakti sosial itu merupakan CSR UBP Bauksit PT Antam Kalbar. Di mana ini merupakan salah satu unit bisnis Antam yang bergerak dalam pertambangan bauksit.”Dan ini juga menjadikan kami sebagai perusahaan tambang pertama di Kalbar yang memperoleh anugerah proper hijau atas kinerja lingkungan dan CSR," jelasnya.

Menurut dokter spesialis bedah plastik RS Hermina Galaxy, Nungki Ratna Martina, bibir sumbing disebabkan banyak faktor seperti pengonsumsian obat-obatan yang berlebih saat hamil, kurangnya konsumsi asam folat, mero­kok, dan faktor genetik. "Sebagian besar disebabkan faktor genetik. Deteksi awal dapat dilakukan dengan menggunakan USG,"ujarnya.

Dia pun turut mengimbau para ibu untuk mengonsumsi asam folat secukup­nya dan menghindari konsumsi obat­ obatan yang berlebih saat hamil guna menurunkan faktor terjadinya bibir sumbing dan celah langit. "Paling banyak penyebabnya kurang konsumsi asam folat saat ibu hamil. Itu ditemukan di Pandeglang dan kawasan timur Indonesia,"ungkapnya.

Dengan adanya masalah bibir sumbing pada anak di Indonesia, Ashish Sabharwal, Vice President Smile Train Southeast Asia berharap tidak ada lagi anak yang terbelakangi melalui kegiatan ini."Anak-anak ini juga harus dapat perhatian. Berharap tidak ada lagi anak di Indonesia yang ditinggalkan."ujarnya.

BERITA TERKAIT

KOTA SUKABUMI - SK BPSK Belum Turun, Warga Bingung Harus Ngadu ke Siapa

KOTA SUKABUMI SK BPSK Belum Turun, Warga Bingung Harus Ngadu ke Siapa NERACA Sukabumi - Sejumlah Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya…

KOTA SUKABUMI - SK BPSK Belum Turun, Warga Bingung Harus Ngadu ke Siapa

KOTA SUKABUMI SK BPSK Belum Turun, Warga Bingung Harus Ngadu ke Siapa NERACA Sukabumi - Sejumlah Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya…

Operasi Angkutan Barang akan Dipersingkat

      NERACA   Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan akan mempersingkat masa pembatasan operasi angkutan barang…

BERITA LAINNYA DI CSR

Rayakan Hari Jadi Ke-29 - Jasa Marga Beri Pengobatan Gratis Warga Bekasi

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dan seksi program kemitraan bina lingkungan, PT Jasa Marga (Persero) Tbk Cabang Jakarta-Cikampek menggelar…

Bantu Ekonomi Yang Tidak Mampu - Pertamina Bagi-Bagi Tas Siswa SLB di Papua

Memberikan akses pendidikan yang sama terhadap siswa pada umumnya, menjadi hal penting bagi dalam memberdayakan dan mewujudkan kemandirian para siswa…

Dalam Rangka HUT ke-60 - Astra Persembahkan Inspirasi Sehat di Makassar

Setelah hampir satu tahun penuh mengadakan kegiatan Inspirasi 60 Tahun Astra di berbagai kota di Indonesia, PT Astra International Tbk…