Penjualan Grup Toyota di Jepang Turun Perdana

Grup otomotif Jepang, Toyota Motor Corporation, mengumumkan capaian produksi, penjualan lokal dan ekspor mereka sepanjang Juli 2017. Seturut pengumuman yang disiarkan laman resmi Toyota, yang disalin dari laman Antara, belum lama ini, salah satu raksasa otomotif dunia itu mengalami penurunan baik dalam hal produksi di fasilitas pabrik Jepang, penjualan lokal Jepang maupun ekspor. Satu-satunya peningkatan dicatatkan untuk urusan produksi di luar negeri.

Untuk penjualan di Jepang bulan Juli, grup Toyota --yang melingkupi juga Daihatsu Motor Co dan Hino Motors-- mencatatkan penjualan sebanyak 194.796 unit atau turun sebesar 4 persen dibandingkan Juli 2016, yang juga merupakan penurunan bagi grup Toyota dalam sembilan bulan terakhir.

Meski demikian grup Toyota masih menguasai 45,5 persen pangsa pasar otomotif Jepang, walaupun pangsanya turun 3,3 persen dan secara keseluruhan sementara telah menjual 1.423.736 unit kendaraan di Jepang pada Januari-Juli 2017 atau naik 7,3 persen dari periode yang sama tahun 2016.

Grup Toyota membukukan ekspor sebanyak 159.189 unit mobil baik kendaraan penumpang maupun niaga pada Juli 2017, atau turun sebesar 3,4 persen dibandingkan Juli 2016. Penurunan ekspor terutama disumbangkan jenama Toyota yang diakibatkan menurunnya ekspor ke wilayah Amerika Latin, Eropa, Oseania dan Afrika, meskipun jenama Hino mencatatkan kenaikan pertama kali dalam 10 bulan berkat kenaikan di wilayah penjualan Amerika Utara, Amrika Latin, Eropa, Asia dan Oseania.

Secara keseluruhan Januari-Juni 2017, grup Toyota telah mengekspor tak kurang dari 1.049.651 unit atau naik 3,9 persen dari periode yang sama tahun 2016. Dari sisi produksi di Jepang, pada Juli 2017, grup Toyota untuk kali pertama dalam empat bulan mengalami penurunan dengan hanya memproduksi 362.667 unit atau turun 1,8 persen dan secara keseluruhan Januari-Juni 2017 mencapai 2.488.777 unit.

Sedangkan untuk produksi di luar negeri terbantu peningkatan produksi Hino di Asia dan Daihatsu di Indonesia, yang mensubtitusi penurunan produksi Toyota di Amerika Utara, Australia dan Afrika, membuat grup Toyota mencatatkan kenaikan produksi luar negeri ke angka 462.276 unit atau naik 1,9 persen dengan total keseluruhan sementara Januari-Juli 2017 mencapai 3.624.235 unit. Di skala global, produksi grup Toyota telah mencapai 6.113.012 unit pada Januari-Juli 2017.

BERITA TERKAIT

Volume Penjualan Kertas Suparma Tumbuh 4,6%

NERACA Jakarta  Emiten produsen kertas, PT Suparma Tbk (SPMA) berhasil mengantongi volume penjualan kertas sebesar 157,93 ribu metric ton (MT)…

Bareskrim Polri Buka Posko Pengaduan Penipuan Penjualan Pulsa

Bareskrim Polri Buka Posko Pengaduan Penipuan Penjualan Pulsa NERACA Jakarta - Bareskrim Polri membuka posko pengaduan terkait kasus sindikat penipuan…

Impor Banten September Turun 5,24 Persen

Impor Banten September Turun 5,24 Persen NERACA Serang - Nilai impor Provinsi Banten pada September 2017 turun 5,24 persen dibanding…

BERITA LAINNYA DI OTOMOTIF

Pemerintah Pacu Produksi Kendaraan Pedesaan

Kementerian Perindustrian terus memacu pengembangan kendaraan pedesaan agar segera diproduksi oleh industri dalam negeri. Selain untuk memenuhi kebutuhan alat transportasi…

Yamaha Gelar Uji Pasar Motor Listrik Terbaru

PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) memperkenalkan sepeda motor listrik kepada masyarakat Indonesia dengan menggelar uji pasar atau market trial…

Honda Fit Generasi Ketiga Lebih Efisien Bahan Bakar

Setelah sukses dengan generasi pertamanya, kini Honda Fit (dikenal dengan Honda Jazz di Indonesia) generasi ketiga hadir dengan mempertahankan konsep…