Menengok Sejarah Transplantasi Ginjal

Sabtu, 21/01/2012

Pada tahun 1909, ginjal manusia yang rusak mulai ditransplantasi dengan ginjal hewan, namun sayangnya, belum ada satu pun penerima transplantasi ginjal yang selamat dengan metode ini. Para peneliti pun terus mengembangkan metode transplantasi ginjal.

Neraca. Transplantasi ginjal bagi pasien yang menderita gagal ginjal, kadang menjadi pilihan akhir setelah pengobatan ala cuci darah dilakukan pasien. Transplantasi ginjal memang bukan cara baru dalam pengobatan ginjal. Konon awal tahun 1900, metode ini pernah dilakukan dengan mentrasplantasi ginjal hewan kepada manusia, hasilnya? Tentu saja gagal.

Adalah Charles Hufnagel seorang ahli bedah asal Boston, Massachusetts, Amerika Serikat, yang mentransplantasi ginjal manusia kepada manusia tahun 1947. Ia mencoba mencangkok ginjal dari orang yang baru meninggal ke tubuh seorang wanita penderita ginjal akut. Saat itu, cangkok ginjal yang dilakukan adalah dengan menanamkan ginjal donor tersebut dibagian tangan pasien. Alhasil, ginjal donor dapat bekerja sesaat walaupun pada akhirnya pasien tidak dapat pulih kembali.

Bagi para penderita gangguan dan gagal ginjal akut, cuci darah dan cangkok ginjal menjadi pilihan utama untuk memulihkan kondisi tubuh. Mesin cuci darah pun menjadi kebutuhan utama mereka.

Pada tanggal 23 Desember 1954, sebuah upaya transplantasi antara ginjal pendonor yaitu Ronald Herrick dengan penderita yang merupakan saudara kembarnya, Richard, berhasil dilakukan dengan sempurna. Transplantasi sempurna ini berhasil dilakukan oleh dokter Joseph Murray di rumah sakit Peter Brigham, Boston, Amerika Serikat. Berkat keberhasilannya, dokter Murray mendapatkan hadiah Nobel pada tahun 1990 di bidang Fisiologi

Mencegah Gagal Ginjal. Seseorang yang diyakini mempunyai gejala sakit ginjal tidak perlu risau. Kehidupan normal masih tetap dapat dijalani dengan baik bahkan dianjurkan untuk tetap berolah raga dengan teratur dan makan dengan makanan yang wajar. Untuk menghindari rusaknya ginjal, Anda bisa mencegahnya melalui cara-cara seperti Lakukan olah raga secara rutin dan teratur. Olah raga yang teratur -tidak terlalu berat- akan lebih berdampak positif bagi tubuh dibandingkan dengan olah raga berat namun tidak teratur, misalnya anda bisa melakukan jalan santai setiap pagi atau bersepeda 1-2 jam setiap minggu.

Berhenti Merokok, dilihat dari sudah pandang manapun merokok akan selalu merugikan tubuh anda Karena rokok dengan kandungan nikotinnya dalam proses jangka waktu lama akan merusak organ-organ penting tubuh Anda, baik paru-paru, kulit, jantung maupun ginjal serta kurangi makanan berlemak. makanan berlemak akan menyebabkan kandungan kolesterol dalam darah anda meningkat.

Konsumsi Air Putih. Mengonsumsi air putih yang cukup, menghidari konsumsi jamu atau herbal yang tidak jelas, menghidari konsumsi obat-obatan secara sembarangan (tanpa resep dokter) merupakan hal sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi potensi munculnya penyakit ginjal dan lakukan General Checkup, gagal ginjal juga dapat dicegah melalui pemeriksaan kesehatan (medical checkup) secara rutin, termasuk pemeriksaan urin dan darah memeriksakan gangguan ginjal seperti kencing batu, prostat dapat mecegah munculnya gagal ginjal.

Gangguan ginjal bisa dicegah dengan berbagai cara, terutama dengan menerapkan gaya hidup sehat sering makan sayur-sayuran yang dapat memperkuat efektivitas dan kinerja ginjal, Serta pemeriksaan kesehatan tahunan pada dokter, mintalah pula agar urin anda diperiksa untuk melihat adanya darah atau protein dalam urin. Yang tak kalah penting, berhati-hatilah dalam menggunakan obat anti nyeri khususnya jenis obat anti inflamasi non steroid.