Semarak Tahun Baru Imlek 2012

Sabtu, 21/01/2012

Neraca-Tahun Baru Imlekmerupakan perayaan terpenting orangTionghoa. Perayaan tahun baru imlek dimulai di hari pertama bulan pertama di penanggalan Tionghoa dan berakhir dengandi tanggal kelima belas (pada saat bulan purnama). Malam tahun baru imlek dikenal sebagai, "malam pergantian tahun".

Di Tiongkok, adat dan tradisi wilayah yang berkaitan dengan perayaan Tahun Baru Imlek sangat beragam. Namun, kesemuanya banyak berbagi tema umum seperti perjamuan makan malam pada malam Tahun Baru, serta penyulutankembang api. Meskipun penanggalan Imlek secara tradisional tidak menggunakan nomor tahun malar, penanggalan Tionghoa di luar Tiongkok seringkali dinomori dari pemerintahanHuangdi Setidaknya sekarang ada tiga tahun berangka 1 yang digunakan oleh berbagai ahli, sehingga pada tahun 2009 masehi, "Tahun Tionghoa" dapat japada tahun 4707, 4706, atau 4646.

Tahun baru Imlek, dirayakan di daerah dengan populasi suku Tionghoa, tahun Baru Imlek dianggap sebagai hari libur besar untuk orang Tionghoa dan memiliki pengaruh pada perayaan tahun baru di tetangga geografis Tiongkok, serta budaya yang orang Tionghoa berinteraksi meluas.

Di Indonesia, selama tahun1968-1999, perayaan tahun baru Imlek dilarang dirayakan di depan umum. Dengan Instruksi Presiden Nomor14 Tahun1967, rezimOrde Baru di bawah pemerintahanPresiden Soeharto, melarang segala hal yang berbau Tionghoa, di antaranya Imlek.

Masyarakat keturunan Tionghoa di Indonesia kembali mendapatkan kebebasan merayakan tahun baru Imlek pada tahun2000 ketika PresidenAbdurrahman Wahid (Gusdur) mencabut Inpres Nomor 14/1967. Kemudian PresidenGusdurmenindaklanjutinya dengan mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor19/2001 tertanggal9 April 2001 yang meresmikan Imlek sebagai hari libur fakultatif (hanya berlaku bagi mereka yang merayakannya). Baru pada tahun2002 Imlek resmi dinyatakan sebagai salah satu hari libur nasional oleh Presiden Megawati Soekarnoputri mulai tahun 2003.

Untuk turut memeriahkan acara Tahun Baru Imlek itu sendiri, beberapa fasilitas keagamaan yang berhubungan dengan Imlek mulai berbenah diri. Seperti beberapa wihara-wihara di seputaran Jakarta, yang mulai mengecat ulang seluruh dinding wihara, memasang lampu,membersihkan wihara, dan pemasangan lampion.

Sementara itu, warga Indonesia keturuanan Tionghoa di Ibu Kota mulai memburu pernak- pernik khas untuk memeriahkan Imlek yang merupakan perayaan penting bagi warga Tionghoa itu. Banyaknya permintaan membuat para pedagang yang mayoritas pedagang musiman kebanjiran order seiring banyaknya pembeli yang berburu pernak-pernik tersebut.

Pusat perbelanjaan pun seolah tak mau kalah dalam menyambut perayaan Imlek itu sendiri, berbagai konsep dan set layout ditampilkan pada area loby dan sekitar Mall. Segala bentuk pernak-pernik yang di dominasi warna merah, atraksi khas imlek, hingga berbagai Bazar makanan khas masyarakat Tionghoa dihadirkan untuk merayakan imlek.

Jika kebetulan anda tidak memiliki acara pada saat hari libur Nasional memeringati imlek, pusat-pusat perbelanjaan dapat anda jadikan salah satu tempat alternatif bersama keluarga untuk merasakan semarak imlek. Bagi anda yang merayakan imlek, suasana mal ang dirancang sedemikian rupa mengangkat budaya Tionghoa menambah kental perayaan imlek bersama keluarga anda.

Salah satu pusat perbelanjaan yang turut merayakan kemeriahan imlek adalah Mall Kelapa gading. Sentra Kelapa Gading merupakan salah satu kumpulan mal yang berada di Kelapa gading yaitu La Piazza, Gading Food City dan Mal Kelapa gading. Untuk memeriahkan imlek sentra Kelapa Gading memilih tema Dragonly Yours.

Kelapa gading sendiri menjadikan imlek lebih meriah dengan menyajikan adanya pertunjukan tarian dalam gelembung bola yang di datangkan lagsung dari Eropa. Pertunjukan ini dapat anda nikmati di forum MKG 3 pada 20-29 Januari 2012. Acara tersebut berpusat di MKG 3, area ini di dekorasi layaknya sebuah pagoda diwilayah dataran tinggi negeri tiran bambu.

Suasana semakin meriah dan khas dengan hiasan bunga Mei Hwa serta beragam bunga warna-warni di dominasi warna merah sebagai perlambang keberuntungan dalam perayaan imlek itu sendiri. Sebagai pelengkap acara, sentra kelapa gading juga menghadirkan pertunjukan musik dan budaya, Barongsai patok besi, tarian seribu tangan, tarian hari bahagia, Chinese ribbon silk dance, dan penampilan Sammy Simorangkir.

Tak jauh berbeda dengan MKG 3, La Piazza pun tak mau kalah untuk menghias interiornya engan mengusung tema negeri tiran bambu. Replika pagoda setinggi tujuh meterpun terpasang di La Piazza, sehingga suasana imlek menjadi tambah syahdu dengan hiasan naga yang dihadirkan di berbagai sudut mal serta gemerlap hiasan lampu lampion.

Pertunjukan berdurasi 40 menit, Liong Glow in The Dark yang dibawakan oleh 11 orang dengan panjang 11 meter, Cabaret Show yang berlangsung 23 Januari 2012, beragam lagu serta kostum hingga demam K POP juga akan ditampilkan secara jenakan di La Piazza.