SMN Bantah Kucurkan Dana Eksplorasi Rp6 Triliun

SMN Bantah Kucurkan Dana Eksplorasi Rp6 Triliun

Jakarta--PT Sumber Mineral Nusantara (SMN) membantah pemberitaan terkait dengan kucuran dana Rp 6 Triliun di Bima untuk kepentingan Eksplorasi dan Eksploitasi Tambang Emas di Sape, Lambu dan Langgudu. Adapun ekplorasi itu dengan areal garapan sesuai ijin yang diberikan oleh pemerintah daerah Kabupaten Bima seluas 24.980 Ha.

“Kami tidak pernah pengatakan itu (Rp 6 triliun), yang saya sampaikan pada waktu ditanyakan saat pertemuan dengan DPD RI pada senin kemarin adalah hanya 1 sampai 2 juta dollar saja. Saya tidak tahu dari mana angka 5-6 triliun itu,” kata GM Sucipto Marijan kepada wartawan di Jakarta.

Lebih jauh kata Sucipto menegaskan dalam acara rapat dengan DPD RI, pihaknya hanya menyampaikan sejak kegiatan eksplorasi 2008, alokasi dana ke Bima berkisar 1-2 juta dollar atau kira-kira Rp. 10-15 milyar, saja. “Bila operasi tambang berlanjut, maka dana yang akan dikeluarkan rencananya senilai $ 2-3 Juta (2-3 Juta dollar AS),” ucapnya.

Selanjutnya Sucipto juga membantah adanya aliran dana kepada Salah satu kontestan Pemilukada Kabupaten Bima tahun 2010 lalu. ” PT. SMN bukan pendukung salah satu pasangan calon Bupati pada pemilukada, dan dana yang kami alokasikan hanya untuk operasional eksplorasi,” tegasnya.

Sucipto menambahan dari sekian miliar dana yang kami kucurkan, 80% lebih banyak pada penggajian para tim Ahli dan laboratorium sample hasil eksplorasi. “Tidak benar kalau dana tersebut untuk menyogok pemerintah daerah,” Jelasnya. **cahyo

BERITA TERKAIT

Realisasi Belanja Negara Hingga Oktober Capai 73,1%

    NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa realisasi belanja negara sejak Januari hingga Oktober…

Cara Menpan RB Rampingkan Birokrasi

    NERACA   Jakarta - Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo menyampaikan langkah-langkah perampingan…

Kemendagri Minta Pemda Evaluasi Perda Terkait Dugaan Desa Fiktif

    NERACA   Jakarta - Kementerian Dalam Negeri meminta pemerintah daerah agar mengevaluasi peraturan daerah pembentukan desa terkait belakangan…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Telan Dana Rp900 miliar, JAYA Ground Breaking Pasar Senen Jaya 1 dan 2

    NERACA   Jakarta - PT Pembangunan Jaya (JAYA) melakukan ground breaking proyek Senen Jaya 1 dan 2. Proyek…

Industri Plastik Tumbuh dengan Inovasi dan Teknologi - Pameran Plastics and Rubber Indonesia 2019

        NERACA   Jakarta – Pameran Plastics & Rubber Indonesia kembali digelar di Jakarta Internastional Expo Kemayoran…

DPR Dukung Pengembangan Program Kementan

  NERACA   Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Mindo Sianipar mendukung program-program kementan termasuk pembentukan Komando Strategis Pembangunan…