Lagi, CSAP Buka Mitra10 Ke-27 di Bekasi - Perkuat Segmen Ritel

NERACA

Jakarta – Perluas penetrasi pasar penjualan ritel, PT Catur Sentosa Adiprana Tbk(CSAP) belum lama ini membuka outlet Mitra10 ke-27 di Harapan Indah, Bekasi, Jawa Barat.”Outlet Mitra10 Harapan Indah merupakansuperstoreyang menempati lahan seluas 15,000 m2, luas bangunan 8.500 m2, denganselling spaceseluas 5.000 m2. Ini merupakan outlet Mitra10 ke-27 atau outlet ke-tiga yang kami resmikan tahun ini dari target pembukaan 4 outlet baru di 2017,” kata Idrus Widjajakusuma,Corporate SecretaryPT. Catur Sentosa Adiprana Tbk dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, khusus di Jabodetabek, outlet ini merupakan outlet ke-17. Pemilihan lokasi tersebut tidak lepas dari besarnya potensi segmen properti khususnya para pemilik rumah yang berencana untuk melakukan renovasi, ekspansi ataupun pembangunan rumah tinggal. Outlet Mitra10 Harapan Indah, kata Idrus telah menyerap tenaga kerja sebanyak lebih kurang 120 orang yang sebagian besar berasal dari daerah Bekasi dan sekitarnya.

Menurutnya, perseroan optimis pembukaan gerai yang menelan biaya investasi sekitar Rp. 45 Miliar akan membantu target penjualan segmen ritel modern yang tahun 2017 minimal Rp. 2 juta/m2/bulan. Mitra10 menawarkan konsep “One Stop Shopping & Solution”dengan kondisi berbelanja yang nyaman. Sehingga para pengunjung dapat secara leluasa memilih produk lebih dari 65,000 SKU yang ditawarkan berupa bahan bangunan mulai dari lantai hingga atap bangunan dan perkakas rumah, tentu dengan harga yang sangat kompetitif.

Selain menawarkan suasana belanja yang nyaman, lanjut Idrus, keunggulan lain sebagai ritel modern adalah memberikanprice integrityatau kepastian harga kepada konsumen yang didukung oleh layanan after sales termasuk pengiriman barang dalam radius 10 km tanpa tambahan biaya bagi para konsumen yang telah bergabung dalam keanggotaan pelanggan MItra10. Bahkan 80% barang yang ditawarkan Mitra10 merupakan produk dalam negeri.Maka dengan demikian Mitra10 juga membantu perekonomian nasional dengan memasarkan produk-produk lokal seperti keramik, cat dan bahan bangunan lain.

Dimasa mendatang lokasi toko, kata Idrus akan dikonsentrasikan di Jabotabek, Jawa tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi.”CSAP akan terus meningkatkan pertumbuhan dengan memperkuat kinerja segmen ritel modern Mitra10 seiring dengan tingginya akan kebutuhan akan bahan bangunan untuk renovasi / peremajaan rumah / tempat tinggal, dipercaya industri properti tempat hunian juga akan meningkat. Selain kinerja CSAP yang berkesinambungan dari waktu ke waktu, meningkatkan efisiensi modal keseluruhan dan produktivitas, sehingga menciptakan nilai yang lebih baik bagi semua pemangku kepentingan.”jelasnya.

Asal tahu saja, tahun ini perseroan menargetkan membuka empat outlet baru. Dimana pada paruh pertama tahun ini, CSAP telah meresmikan Mitra10 di Pantai Indah Kapuk (Jakarta) dan Sidoarjo (Jawa Timur).

BERITA TERKAIT

Lagi, ICDX Bakal Luncurkan Kontrak Baru - Geliat Transaksi Bursa Komoditi

NERACA Jakarta – Dorong pertumbuhan transaksi di bursa komoditi, Indonesia Commodity & Derivative Exchange atau ICDX dalam waktu dekat bakal…

Pasar Modal Masuk Pendidikan Formal - Perkuat Basis Investor Lokal

NERACA Jakarta –Besarnya potensi pertumbuhan industri pasar modal dalam negeri, terus dioptimalkan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Otoritas Jasa…

Jangan Ada Lagi Duka di Lautan

Kecelakaan beruntun tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di perairan Danau Toba, pada 18 Juni, yang membawa penumpang sekitar 180-an…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

WTON dan WEGE Raih Kontrak Rp 20,22 Triliun

NERACA Jakarta – Di paruh pertama 2018, dua anak usaha PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) mencatatkan total kontrak yang akan…

Gelar Private Placement - CSAP Bidik Dana Segar Rp 324,24 Miliar

NERACA Jakarta – Perkuat modal dalam mendanai ekspansi bisnis, PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) berencana melakukan penambahan modal tanpa…

Luncurkan Dua Produk Dinfra - Ayers Asia AM Bidik Dana Kelola Rp 500 Miliar

NERACA Jakarta –  Targetkan dana kelolaan atau asset under management (AUM) hingga akhir tahun sebesar Rp 350 miliar hingga Rp…