Reliance Finance Raih Peringkat Sangat Bagus

PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia (Reliance Finance) berhasil meraih posisi puncak perusahaan multifinance dengan predikat "Sangat Bagus" versi Infobank selama lima tahun berturut-turut sejak 2012 atau sejak diambil alih oleh Reliance Group.

Sebelumnya, Reliance Finance bernama PT Nation Capital Finance. Kemudian, Reliance Group mengambil alih pada 2012. Reliance Finance menduduki peringkat pertama dari 21 perusahaan multifinance yang di-rating oleh Infobank, berkompetisi dengan perusahaan multifinance yang memiliki aset lebih besar.

Direktur Utama Reliance Finance, Hadianjaya dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengapresiasi pemeringkatan yang telah dilakukan Infobank kepada perseroan. Hadianjaya berharap predikat “Sangat Bagus” ini akan memicu perseroan untuk meningkatkan performa bisnis pembiayaan di tengah perlambatan ekonomi.”Kami sangat bangga dan bersyukur mampu konsisten menjaga prestasi predikat 'Sangat Bagus' selama lima tahun berturut-turut,” ujar Hadianjaya.

Hadianjaya mengatakan, Reliance Finance akan terus berupaya menjaga ritme kinerja bisnis pembiayaan dengan tetap mengutamakan prinsip kehati-hatian dan mengimplementasikan prinsip Good Corporate Governance. Saat ini, Reliance Finance menggeluti lini bisnis mortgage, lini bisnis pembiayaan bersama dengan perusahaan pembiayaan lain (joint financing), dan pembiayaan multiguna.

Selama 2016 lalu, Reliance Finance mencatatkan kenaikan laba bersih selama Januari-Desember 2016 sebesar 70,5% menjadi Rp11,6 miliar dibandingkan dengan periode yang sama pada 2015 sebesar Rp6,8 miliar. Pertumbuhan laba bersih ini didukung oleh kenaikan pendapatan usaha yang mencapai hampir dua kali lipat menjadi Rp50,9 miliar sepanjang 2016 dari tahun sebelumnya sebesar Rp25,7 miliar. Adapun, piutang pembiayan Reliance Finance mencapai Rp316,3 miliar pada 2016 atau meningkat 21,4% dibandingkan dengan 2015 sebesar Rp260,6 miliar.

Hadianjaya menyampaikan Reliance Finance akan fokus memperbesar kontribusi setiap lini bisnis, membidik nasabah baru, melakukan sinergi dengan unit bisnis di bawah naungan Reliance Group, dan memanfaatkan seluruh jaringan pemasaran Reliance Group

BERITA TERKAIT

Keselamatan Penerbangan Indonesia Peringkat 55 Dunia

JAKARTA, Keselamatan penerbangan Indonesia menempati posisi 55 ranking dunia. Dari hasil On Site Visit ICAO Coordinated Validation Mission (ICVM) Organisasi…

Adhi Karya Raih Kontrak Baru Rp 31,6 Triliun

NERACA Jakarta - PT Adhi Karya (Persero) Tbk mencatat perolehan kontrak baru sampai dengan Oktober 2017 sebesar Rp31,6 triliun atau…

Potensi Pasar PP Presisi Sangat Besar

NERACA Jakarta - PT PP Presisi Tbk (Perseroan), perusahaan konstruksi sipil dan struktur bangunan terbesar di Indonesia, memiliki potensi pasar…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pegadaian Bakal Rilis Obligasi Rp 3,5 Triliun

NERACA Jakarta –Perkuat modal guna mendanai ekspansi bisnisnya di tahun depan, PT Pegadaian (Persero) akan menerbitkan surat utang (obligasi) senilai…

Bidik Akademisi, Citilink Gandeng ILUNI UI

Maskapai berbiaya murah (LCC) Citilink Indonesia kembali mengadakan kerjasama dengan organisasi alumni perguruan tinggi, kali ini dengan ILUNI UI (Ikatan…

KSEI Catatkan SID di Pasar Capai 1.09 Juta

Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Frederica Widyasari Dewi mengungkapkan, jumlah investor yang tercatat di KSEI naik signifikan.…